BTN iklan
InternasionalTekno

Review God of War: Babak Baru yang Mengagumkan!

(LEI)-Kratos dan God of War, gamer mana yang tidak pernah mendengar atau mengenal kedua nama ini. Terlepas dari fakta bahwa keduanya merupakan produk eksklusif Playstation sejak era Playstation 2, franchise game action yang satu ini memang tumbuh menjadi judul ikonik dengan kualitas yang tidak perlu lagi diragukan. Ketika sebagian game gagal merepresentasikan mitologi klasik yang keren ke dalam sebuah cerita yang memuaskan, Sony Santa Monica melakukan tugas tersebut dengan sangat baik. Walaupun eksistensi karakter Kratos terhitung “fiktif”, namun misi balas dendamnya yang berakhir dengan hancurnya Olympus dan dunia lewat beragam seri berbeda adalah sebuah perjalanan panjang yang emosional. Tidak mengherankan jika antisipasi terhadap seri terbarunya yang akan dilepas dalam beberapa minggu ke depan – God of War begitu kuat.

Anda yang sudah membaca artikel preview kami sebelumnya sepertinya sudah mendapatkan cukup banyak gambaran apa yang sebenarnya ditawarkan oleh seri yang satu ini. Sony Santa Monica memang menempuh begitu banyak perubahan beresiko dengannya, dari sisi cerita, mitologi, gameplay, hingga sistem kamera. Sebagai gamer yang sempat skeptis di awal, kami menyambut ragam perubahan ini dengan tangan terbuka. Bahwa apa yang ditawarkan Sony Santa Monica di sini bukanlah sekedar usaha untuk merevitalisasi sebuah franchise yang secara mengejutkan, punya kesempatan untuk hidup kembali, tetapi melanjutkan kisah seorang karakter ikonik yang punya ikatan emosional dengan para fansnya. Dan sejauh ini, ia berujung mengagumkan.

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh God of War? Mengapa kami menyebutnya sebagai babak baru yang mengagumkan? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

God of War terbaru ini bukanlah sebuah seri reboot, melainkan sebuah sekuel langsung dari God of War 3. Kita masih berhadapan dengan sosok Kratos yang selama ini kita kenal, namun mulai menjalani hidup yang berbeda. Ia hidup di Skandinavia, berdiri di bawah mitologi Norse, bersama dengan sebuah keluarga yang bahagia. Namun sayangnya, tragedi sepertinya tidak bisa lepas dari sosok Kratos.

Ia dibuka dengan sebuah fakta yang menyedihkan, bahwa Kratos telah kehilangan istri yang ia cintai, dan Atreus kini tidak lagi punya sosok ibu. Mempersiapkan pemakamannya dengan melalui proses kremasi, wanita yang mereka cintai punya satu permintaan terakhir – untuk menabur abunya di puncak tertinggi Norse. Sebuah perjalanan yang tentu saja, tidak mudah.

Kratos terlebih dahulu harus melatih Atreus yang walaupun sudah memiliki kemampuan berburu dari sang ibu, namun belum cukup tanggap soal ancaman seperti apa yang menunggu mereka. Masih kecil dan tidak stabil, Atreus masih perlu banyak belajar. Kratos pada awalnya melihat bahwa ia harus memberikan waktu lama bagi Atreus untuk tumbuh. Namun situasi tersebut langsung berubah, ketika seorang pria misterius mengetuk pintu mereka. Dari sanalah Kratos tahu dan paham akan satu hal – bahwa tidak ada lagi momen yang lebih tepat untuk memenuhi permintaan istrinya sekaligus memastikan Atreus selamat.

Lantas, seperti apa perjalanan Kratos menjelajahi dunia liar untuk tiba di puncak tertinggi? Petualangan seperti apa yang harus ia lalui bersama dengan Atreus? Siapa pula pria misterius yang mengetuk pintu rumah Kratos tersebut? Semua jawaban dari pertanyaan tersebut bisa Anda temukan dengan memainkan God of War ini. (jagatreview)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Komentar Anda...

Related Articles

Close
Close