Nasional

Rizal Ramli: Upaya Elit dan Oligarki yang Ingin Kembali ke Rezim Lama Harus Dilawan!

BTN iklan

Jakarta, LEI – Mantan Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya, DR Rizal Ramli, mensinyalir ada upaya dari kalangan elite dan oligarki yang ingin kembali ke rezim lama.

Rizal menyampaikan pernyataan tersebut saat berkunjung ke rumah dinas Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, di Jakarta, Sabtu kemarin (5/1/2017).

Rizal menyampaikan, upaya tersebut harus dilawan ketika wartawan menanyakan, bentuk upaya elit dan oligarki tersebut. “Ada upaya (ke rezim lama) dan itu harus dilawan,” ucapnya singkat.

Rizal kemudian mencontohkan, upaya untuk kembali ke rezim lama, di antaranya seperti kembali memberikan izin kepada kapal-kapal asing untuk mecuri ikan di lautan Indonesia, termasuk tekanan dan lobi-lobi yang dilakukan untuk memecat Susi.

“Untuk itu, saya ingatkan kembali Men KP, Bu Susi untuk melanjutkan pembangunan perkampungan Nelayan dan Pasar Lelang Ikan Besar di Natuna,” tandas Rizal.

Jika solusi ppembangunan perkampungan nelayan itu dilaksanakan, lanjut Rizal, kehadiran ratusan ribu nelayan di Natuna, sementara atau migrasi, akan memperkuat eksistensi dan kedaulatan NKRI di Kepulauan Natuna dan Laut Natuna Utara.

“Pembangunan tersebut bertujuan untuk Nelayan dan Pengusaha Kapal Ikan Pantura Lebih Makmur, sekaligus memenuhi janji nelayan Tegal dan Pantura, menyangkut masalah yang dihadapi,” katanya.

Menurut Rizal, Susi sangat bersemangat dan sangat setuju dengan saran tersebut, karena nelayan dan pengusaha kapal ikan Pantura bisa hidup lebih makmur, sekaligus menjaga sustainability laut Pantura.

Selain itu, dalam pertemuannya dengan Susi, Rizal juga membahas jalan keluar untuk meningkatkan pendapatan nelayan dan pemilik kapal, terutama agar ribuan kapal di atas 30 DWT diberikan izin tangkap di daerah gemuk laut Natuna, karena lebih dekat dengan pasar seperti Singapura, Hongkong, Taiwan dan negara lainnya.

Kapasitas tangkap sustainable di Natuna akan naik dari 16% ke 90-an%, nelayan dan kapal asal Pantura akan lebih makmur. Sehingga di Pantura Jawa, tinggal kapal-kapal di bawah 30DWT, sehingga bisa menangkap ikan lebih banyak, tidak perlu lagi bersaing dengan kapal di atas 60DWT.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close