Internasional

Rumah Aung San Suu Kyi Dilempari Molotov

BTN iklan

YANGON, Lei – Rumah milik pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi, dilempar sebuah bom molotov pada pagi waktu setempat. Beruntung, peraih Nobel Perdamaian itu sedang tidak berada di rumah pribadinya saat kejadian.

“Dilempar bom molotov,” ujar juru bicara pemerintah Myanmar, Zaw Htay, singkat melansir dari Channel News Asia, Kamis (1/2/2018). Ia tidak memberikan informasi lebih rinci mengenai pelemparan tersebut.

Namun, bom molotov itu menyebabkan kerusakan kecil di rumah pribadi Suu Kyi yang berada di pinggir sebuah danau di Yangon. Rumah tersebut sangat ikonik karena Aung San Suu Kyi menghabiskan banyak waktu di sana sebagai tahanan rumah di masa pemerintahan junta militer.

Aung San Suu Kyi diketahui sedang berada di Ibu Kota Naypyidaw saat sebuah bom molotov dilempar ke rumahnya tersebut. Perempuan berusia 72 tahun itu dijadwalkan berbicara di depan parlemen dalam rangka peringatan dua tahun berkuasanya Partai Liga Nasional Demokratik (NLD) di pemerintahan.

Putri pahlawan nasional Myanmar Jenderal Aung San itu selama beberapa bulan terakhir menjadi sorotan dunia internasional karena dianggap tidak mau bersuara mengenai penderitaan yang dialami etnis minoritas Rohingya. Gelar peraih Nobel Perdamaian milik Suu Kyi bahkan diusulkan untuk dicabut.

Meski dikecam dunia internasional, Aung San Suu Kyi masih dianggap sebagai pahlawan bagi masyarakat Myanmar. Ia bahkan dijuluki ‘The Lady’ dan dianggap sebagai simbol kebangkitan negara yang dahulu bernama Burma tersebut.

Sebagaimana diketahui, sedikitnya 680 ribu orang etnis Rohingya melarikan diri dari Rakhine State menuju Bangladesh karena menjadi korban kekerasan aparat Myanmar pada Agustus 2017. Militer beralasan, operasi digelar demi menghalau kelompok militan yang menyerang pos pos perbatasan beberapa hari sebelumnya.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami