FinansialInvestasi

Rupiah Melemah Ke 13.579

BTN iklan

Jakarta/Lei – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu pagi, bergerak melemah sebesar 16 poin menjadi Rp13.579 dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.563 per dolar Amerika Serikat (AS).

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Rabu mengatakan bahwa dolar AS menguat seiring dengan perhatian investor beralih pada pertemuan Federal Reserve pekan ini di tengah ekspektasi kenaikan bunga.

“Pelaku pasar keuangan cenderung mengambil sikap ‘wait and see’ menjelang keputusan Federal Reserve dengan sebagian besar dari mereka memperkirakan terbuka potensi kenaikan suku bunga AS,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sentimen pemangkasan pajak di Amerika Serikat juga diperkirakan dapat mendorong perekonomian meningkat sehingga memicu permintaan aset berdenominasi dolar AS naik.

“Data-data ekonomi Amerika Serikat juga menunjukan perbaikan, kondisi itu turut menjadi penopang dolar AS,” tuturnya.

Namun, menurut dia, apresiasi dolar AS nisbi masih terbatas menyusul Ketua Federal Reserve berikutnya pengganti Janet Yellen, yakni Jerome Powell cenderung memiliki figur “dovish”.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengemukakan indeks keyakinan konsumen Amerika Serikat pada Oktober mencatatkan kenaikan menjadi 125,9, tertinggi dalam 17 tahun terakhir sejak Desember 2000.

“Optmisme konsumen itu mengindikasikan keyakinan masyarakat AS terhadap perekonomian dan pasar tenaga kerja,” katanya.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

4 Komentar

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami