FinansialInvestasi

Rupiah Menguat ke Rp15.200 per Dolar AS

BTN iklan

Jakarta (lei) – Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp15.200 per dolar Amerika Serikat(AS) pada perdagangan pasar spot Selasa (16/10) pagi. Posisi ini menguat 20 poin atau 0,13 persen dibanding Senin (15/10) sore yang di level Rp15.220 per dolar AS.

Di kawasan Asia, rupiah berada di zona hijau bersama mayoritas mata uang, seperti won Korea Selatan yang menguat 0,56 persen, peso Filipina 0,15 persen, dan dolar Singapura 0,12 persen.

Rupiah juga searah dengan baht Thailand yang menguat 0,05 persen dan ringgit Malaysia yang 0,02 persen. Di Asia, hanya yen Jepang dan dolar Hong Kong yang melemah  masing-masing 0,1 persen dan 0,02 persen.

Begitu pula dengan mata uang utama negara maju, seluruhnya kompak berada di zona hijau. Poundsterling Inggris menguat 0,04 persen, dolar Kanada 0,06 persen, franc Swiss 0,06 persen, euro Eropa 0,08 persen, dolar Australia 0,09 persen, dan rubel Rusia 0,29 persen.Analis Monex Investindo Dini Nurhadi Yasyi memperkirakan walau menguat, rupiah kemungkinan akan tertuang pada sepanjang perdagangan Selasa ini. Menurutnya, rupiah akan bergerak lemah di kisaran Rp15.170-15.270 per dolar AS.

Pelemahan tersebut disebabkan oleh bayang-bayang sentimen dari AS. “Yield (imbal hasil) surat utang AS bertenor 10 tahun  yang tengah naik lagi dari sekitar 3,15 persen ke atas, akan membuat potensi pelemahan rupiah lebar,” ujar Dini

CSA Research Institute Reza Priyambada memperkirakan pelemahan rupiah kemungkinan tidak akan dalam. Rilis data penjualan ritel AS yang di bawah ekspektasi akan membatasi pelemahan rupiah.

“Data penjualan AS diperkirakan di bawah ekspektasi, diharapkan ini dapat mengurangi kenaikan dolar AS, sehingga membuat rupiah berkesempatan kembali menguat,” pungkasnya.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close