Internasional

Salah Satu Orang Terkaya di Rusia Ditangkap Atas Tuduhan Penggelapan Uang

BTN iklan

MOSKOW (LEI) – Pihak berwenang Rusia menangkap miliarder Ziyavudin Magomedov atas tuduhan penggelapan uang lebih dari USD35 juta. Pria berusia 49 tahun itu adalah pengusaha terbesar Rusia yang ditangkap dalam beberapa tahun terakhir.

Magomedov adalah salah satu orang terkaya di Rusia dengan aset di bidang konstruksi dan logistik yang dihasilkan melalui Grup Summa miliknya. Dia juga memiliki investasi di beberapa perusahaan teknologi Amerika Serikat, termasuk proyek Virgin One Hyperloop.

Dia ditahan bersama dengan saudara laki-lakinya, Magomed Magomedov, dan mitra bisnis, Artur Maksidov, kepala perusahaan di Grup Summa yang terlibat dalam pembangunan tempat pertandingan Piala Dunia di Kaliningrad.

Reuters, Minggu (1/4/2018), melaporkan, Magomedov menolak semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya dalam pemeriksaan pra-persidangan.. Hakim memerintahkan dia dan kedua orang yang juga ditangkap bersamanya untuk ditahan sampai 30 Mei mendatang.

Hakim Maria Sizintseva mengatakan mereka telah bertindak sebagai bagian dari kelompok kejahatan terorganisasi dan telah mencoba memberi tekanan pada para saksi. Dia menolak tawaran dari Magomedov untuk memasang obligasi jaminan USD35 juta, dan memerintahkan dia untuk ditahan.

Mengutip argumen menentang pemberian jaminan, hakim mengatakan Magomedov memiliki akses ke pesawatnya sendiri, dan aset di luar negeri. Sehari sebelum dia ditahan, dia telah memesan penerbangan dari Moskow ke Miami, kata hakim.

Grup Summa mengatakan akan melakukan banding terhadap keputusan pengadilan dan akan bekerja sama dengan penyelidik dalam kasus ini.

Magomedov merupakan bagian dari kelompok miliarder Rusia yang meski menyatakan secara terang-terangan setia kepada Kremlin, tidak berada di lingkaran dalam orang-orang Presiden Vladimir Putin. Beberapa orang dalam kelompok ini mengaku merasa kesulitan dengan perekonomian yang sedang kurang baik dan sanksi Barat terhadap Rusia.

Orang-orang yang akrab dengan sistem peradilan Rusia mengatakan kasus-kasus korupsi besar jarang sekali dibuat-buat atau tuduhan palsu, tetapi hukum tersebut diterapkan secara pilih-pilih dan bahwa penuntutan dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor luar.

Ziyavudin Magomedov menduduki peringkat 63 dalam daftar pengusaha terkaya di Rusia Forbes tahun lalu dengan kekayaan USD1,4 miliar. Pada Januari, dia terdaftar oleh Departemen Keuangan AS sebagai salah satu dari 96 “oligarki” yang dekat dengan Putin. (okezone)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close