Liputan

Sampai Kapanpun Bencana Tidak Dapat Diperkirakan

BTN iklan

Jakarta/Lei-  Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengingatkan masyarakat untuk terus waspada terhadap bencana alam karena tidak pernah bisa diperkirakan datangnya.

Pentingnya mitigasi bencana, kata dia, terbukti dalam kondisi yang terjadi dalam bencana gempa di Kobe, Jepang, pada 1995. Saat itu tercatat, jumlah penduduk yang selamat sebanyak 95 persen usai bencana terjadi.

Tingginya angka selamat dari masyarakat terdampak bencana, kata dia, karena kesadaran pertolongan terhadap diri sendiri dari bencana.

Secara angka, sebanyak 35 persen penduduk yang selamat dari gempa di Kobe,Jepang itu dipicu pertolongan diri sendiri, 34 karena ditolong keluarga dan 24 persen karena ditolong tetangga,” kata dia.

BMKG mencatat secara data riil tahun terjadi setidaknya 6000 kali gempa bumi di banyak tempat. Tapi banyak gempa itu tidak dapat dirasakan kecuali diketahui lewat pendeteksi gempa.

Umumnya gempa yang banyak terjadi itu berkekuatan kurang dari lima Skala Richter sehingga tidak dapat dirasakan masyarakat awam.

Sedangkan gempa dengan kekuatan dalam kisaran lima SR, kata dia, terjadi sekitar 350 kali. Dan yang kekuatan gempa yang tergolong besar sebanyak tiga-lima kali setahun.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami