Liputan

sandiaga: Polisi Profesional Tangani Kasus Penggelapan Lahan

BTN iklan

Jakarta, 18/1 (Antara) – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menilai penyidik Polda Metro Jaya menangani kasus penggelapan lahan tanah secara profesional.

“Saya khusnudzon punya prasangka baik dan ini dilakukan secara profesional oleh kepolisian dan tentunya kami mendukung,” kata Sandiaga di Jakarta, Kamis.

Sandiaga menanggapi langkah rekan bisnisnya bernama Joni Hidayat yang melaporkan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu terkait dugaan penggelapan lahan tanah di Curug, Tangerang, Banten.

Sandiaga menegaskan tidak memiliki masalah dengan Joni sebagai rekan bisnis saat menjalani usaha pada PT Japirex.

Menurut Sandiaga, Joni menduduki posisi sebagai salah satu direksi, sedangkan Sandiaga sebagai pemegang saham dan komisaris utama PT Japirex, kemudian masalah itu muncul menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta.

“Waktu itu tidak ada masalah sampai menjelang pilkada, tiba-tiba ada masalah,” ungkap Sandiaga.

Sandiaga mengungkapkan PT Japirex bergerak pada bidang ekspor rotan namun prospeknya meredup karena kebijakan pemerintah yang berubah sehingga perusahaan harus menjaga kelangsungan usaha dan memastikan mampu membayar utang pada pemegang saham melalui liquidasi.

Sandiaga enggan menjelaskan secara detail persoalan tersebut dan menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk menangani laporan itu.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono menyatakan pemeriksaan Sandiaga tersebut untuk mengklarifikasi keterangan dari rekan bisnis Sandiaga yang telah ditetapkan sebagai tersangka yakni Andreas Tjahjadi.

Sebelumnya, pengusaha Edward Soeryadjaya memberikan kuasa kepada pengacara Fransiska Kumalawati Susilo melaporkan Andreas dan Sandiaga Uno ke Polda Metro terkait kasus dugaan penggelapan penjualan sebidang tanah di Jalan Raya Curug, Tangerang, Banten.

Wakil Gubernur DKI periode 2017-2022 yang berpasangan dengan Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan itu sempat memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Jumat, 31 April 2017.

Pada kesempatan itu, Sandiaga membantah telah menggelapkan uang hasil penjualan lahan tanah itu dan mengaku lega telah diperiksa sebagai saksi yang menunjukkan tidak ada indikasi keterlibatan tindak pidana yang dituduhkan. “Tidak ada kekhawatiran yang sempat menjadi perhatian publik,” ujar Sandiaga.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami