BTN ads
HukumLiputan

Sangsi Etik Ketua MK Karena Katebelece

Jakarta-LEI, Dewan Etik Mahkamah Konstitusi (MK) menjatuhkan sanksi etik kepada Ketua MK Prof Dr Arief Hidayat. Sebab sang ketua penjaga konstitusi itu membuat katebelece yang tidak pantas dilakukan.

“Menyatakan bahwa hakim Arief Hidayat dinyatakan melakukan pelanggaran ringan terhadap kode etik dan perilaku hakim konstitusi dengan sanksi teguran lisan,” kata Dewan Etik MK yang dilansir website MK, Jumat (29/4/2016). Duduk sebagai ketua majelis etik adalah Abdul Mukhtie Fadjar dengan anggota M Zaidun dan M Hatta Mustafa.

Katebelece yang dimaksud adalah selembar kertas yang ditulis Arief pada 16 April 2015. Nota itu ditujukan kepada Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Widyo Pramono yang berisikan bahwa pembawa nota tersebut adalah jaksa di Kejaksaan Negeri Trenggalek.

Dr. Laksanto Utomo, SH, MH sebagai ketua Asosiasi Pimpinan Perguruan Tinggi Hukum Indonesia (APPTHI) tentang sangsi yang diberikan Pengawas Etik kepada Ketua MK terkait katebelece tersebut seyogyanya ini merupakan contoh bagi Para Pimpinan di Indonesia.

Demikian juga Ketua BPK yang ada dalam Panama Papers sudah sepantasnya mundur dari jabatan. Mengingat masyarakat Indonesia adalah masyarakat paternalistik yang masih mencotoh dari para pimpinan.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Komentar Anda...

Related Articles

Close
Close