BTN iklan
EntertainmentLifestyle

Sarah Jessica Parker Kenang 20 Tahun ‘Sex and the City’

Jakarta (LEI) – Sarah Jessica Parker masih ingat betul pengalamannya syuting pertama kali untuk serial legendaris Sex and the City yang rilis pada 6 Juni 1998. Kini, 20 tahun usai debut, ia mengenang momen-momen yang membuat hidupnya berubah itu.

Parker mengenang hari pertamanya syuting serial Sex and the City dan beberapa hal yang membuat serial tersebut masih digemari banyak perempuan di dunia, saat berbincang dengan HBO.

“Hari pertama kami syuting itu di Bleecker dan Sixth Avenue. Saya berjalan kaki untuk berangkat dan pulang kerja. Saya belum pernah ikut acara televisi di New York sebelumnya dan saya sedikit khawatir kembali ke layar televisi,” kata Parker mengenang hari pertamanya di serial tersebut.

Sarah Jessica Parker sebelum terkenal akan peran ikonisnya sebagai sosok Carrie Bradshaw di serial tersebut adalah seorang aktris film dan teater Broadway.

Ia telah membintangi sejumlah film di era awal kariernya pada dekade ’90-an, kebanyakan romantis dan komedi, seperti L.A Story (1991), Hocus Pocus (1993), hingga Mars Attacks!(1996), dan ‘Till There Was You (1997).

Pada 1998, HBO mengirimkan sebuah naskah serial drama komedi kepadanya. Kreator serial tersebut, Darren Star menginginkan Parker menjadi tokoh utama cerita yang diangkat dari novel karangan Candace Bushnell bertajuk Sex and the City.

“Saya mencintai pilot proyeknya, dan hari pertama di lokasi syuting amat menyenangkan. Saya tidak pernah melirik ke belakang lagi. Saya mencintai kota ini [New York] dan saya selalu bahagia menemukan sebuah jalan baru, entah saya sedang syuting atau tidak. Jadi seriang kali saya berjalan menyusuri jalan dan memiliki kenangan pernah syuting di situ,” kata Parker.

Sex and the City mengisahkan perjalanan Carrie bersama tiga sahabatnya, Miranda Hobbes yang diperankan Cynthia Nixon, Samantha Jones oleh Kim Cattrall, dan Charlotte York oleh Kristin Davis.

Kisah cinta, komedi, persahabatan, hubungan dengan lelaki yang bernuansa feminis tersebut ternyata mendapatkan sambutan hangat dari penonton. Serial itu bertahan hingga enam musim dan terakhir tayang pada 22 Februari 2004, atau enam tahun siaran.

Selama enam tahun itu pula, Sex and the City mendapatkan kesuksesan baik secara komersil maupun pujian dari kritikus.

Serial ini pula memenangi tujuh dari 54 nominasi Emmy Awards, delapan dari 24 nominasi Golden Globe Awards, serta tiga dari 11 nominasi Screen Actors Guild Awards. Serial ini dianggap yang meroketkan nama HBO dan para pemainnya, termasuk Sarah Jessica Parker.

“Di hari terakhir [syuting], kami mengambil gambar di Perry Street di depan apartemen Carrie. Kala itu amat dingin dan kata terakhir yang saya ucapkan adalah saat bertengkar dengan Mr Big [Chris North] dan saya berkata: ‘Kini kau bisa melewati jalan ini sesukamu karena saya tak tinggal di sini lagi’. Itu amat mengagumkan bagi saya, itu baris terakhir yang saya ucapkan di hari terakhir Sex and the City,” kata Parker.

“Suami saya mengejutkan saya dengan teman-teman saya walaupun kami syuting hingga pukul dua dini hari. Saya bahagia sekaligus sedih dan campur aduk, itu begitu pas dan indah direncanakan,” lanjut Parker.

Dua dekade sejak pertama kali dirilis, Parker menyadari para penggemar serial tersebut masih setia menonton atau pun menantikan cerita selanjutnya dari Sex and the City.

Serial ini pula telah diangkat ke layar lebar sebanyak dua kali, yaitu pada 2008 dan 2010. Seri ketiga film tersebut batal diproduksi lantaran Kim Cattral enggan bersedia bergabung.

“Koneksi dengan acara telah tumbuh seiring dengan penonton. Kau menciptakan sebuah cerita karena Anda ingin menawarkannya kepada penonton dan terkoneksi, itu bagian paling berkesan bagi saya,” kata Parker menanggapi serial tersebut yang masih dicari hingga sekarang.

“Saya tinggal di kota ini sehingga ketika saya berjalan-jalan, orang kerap memanggil saya. Para penggemar berbagi dengan saya kisah hubungan mereka dengan acara tersebut dan karakternya,” lanjut Parker.

“Sepanjang waktu saya bertemu orang-orang yang pindah ke New York karena acara tersebut. Ini amat mengejutkan melihat generasi baru dari acara tersebut. Jadi saya amat bersyukur saya tidak membuang pengalaman di Sex and the City.” kata Sarah Jessica Parker, dikutip dari HBO. [cnn indonesia]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Komentar Anda...

Related Articles

Close
Close