NasionalPolitik

Satu Juta Tim Gabungan Amankan PILKADA 2018

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan ada sebanyak 1.107.310 anggota tim gabungan yang akan dilibatkan dalam pengamanan Pilkada 2018.

Tim tersebut terdiri dari 184.013 polisi, 99.559 anggota TNI dan 823.738 anggota Linmas yang disiagakan terutama untuk menjaga tempat pemungutan suara (TPS), kata Jenderal Tito dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR di Gedung DPR, Jakarta, Rabu.

Menurut dia, pengamanan TPS didasarkan klasifikasi tempat pemungutan suara (TPS) yang dianggap rawan, agak rawan dan aman.

“Nanti ada pembagian ring. Ring satu, ring dua dan ring tiga. TPS yang dianggap rawan, agak rawan dan aman,” katanya.

Selain itu Polri juga menyiapkan sebanyak 41.333 orang pasukan Brimob yang disiagakan untuk membantu bila terjadi konflik.

Pihaknya percaya diri bahwa dengan kekuatan tersebut, mampu menjaga pelaksanaan Pilkada berjalan lancar dan aman.

Selain itu adanya sejumlah partai pendukung pemerintah dan partai oposisi yang mengusung paslon yang sama di beberapa daerah akan meredam friksi antarpartai.

“Sehingga konflik mungkin antarpendukung saja,” katanya.

Kapolri menambahkan pada Mei 2018, pihaknya akan menggelar Apel Kasatwil untuk melihat kesiapan terakhir para kapolda dan kapolres memetakan keamanan di wilayahnya masing-masing.

Sementara terkait anggaran keamanan dalam Pilkada Serentak 2018, menggunakan dana APBD masing-masing daerah.

Mabes Polri pun memiliki dana kontinjensi dengan besaran Rp300 miliar yang bisa digunakan untuk keadaan darurat.

“Maka kami bisa bergerak dengan cepat. Dengan sistem back up antarwilayah. Kalau kurang (jumlah personel) akan ditambah dari Mabes Polri khususnya Brimob dan ditambah dari TNI,” katanya.

Sebanyak 171 daerah akan menggelar Pilkada 2018. Jumlah daerah yang akan menggelar Pilkada 2018 lebih banyak dibandingkan Pilkada 2017 yang hanya berlangsung di 101 daerah.

Sejumlah 171 daerah tersebut terdiri dari 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten di Indonesia.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close