LiputanNasionalPolitik

SBY: Indonsia Tidak Akan Bubar

BTN iklan

SUKABUMI, 25/3 (LEI) – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono secara tegas mengatakan bahwa Indonesia tidak akan bubar sampai kapanpun.

“Indonesia adalah bangsa yang kuat dan majemuk serta memiliki berbagai kebudayaan suku dan agama. Maka dari itu saya yakin Indonesia tidak akan pernah bubar,”katanya di Gedung Juang Kota Sukabumi saat temu kader Partai Demokrat, Minggu.

Menurutnya, pernyataan yang dilontarkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menyebutkan Indonesia akan bubar pada 2030 setelah yang bersangkutan membaca novel Ghost Fleet karya Peter W Singer.

Presiden RI ke-6 tersebut juga pernah membaca novel tersebut dan tidak bisa menjadi acuan bahwa Indonesia akan bubar pada 2030 mendatang. Sebab novel merupakan karya fiksi dan ilmiah yang dipadukan sehingga tidak bisa menjadi acuan.

Namun demikian, ia mengimbau kepada seluruh bangsa ini untuk selalu menjaga keutuhan NKRI jangan hanya teriak “NKRI harga mati”, maupun yang disematkan di baju, spanduk, baligho, ikat kepala yang bertuliskan NKRI Harga Mati atau bukan hanya retorika saja.

Selain itu, ia pun meminta kepada rakyat Indonesia agar tidak mudah terprovokasi sehingga bisa memecah belah bangsa ini. Semua orang jangan memperuncing masalah tersebut, apalagi Pancasila dihadapkan dengan Islam.

“Pemerintah harus turun tangan dan merangkul semua pihak, serta rakyat pun jangan mau diprovokasi oleh orang yang tidak bertanggung jawab, karena keutuhan bangsa ini ada di tangan kita,”tambahnya.

Mantan jendral TNI yang akrab disapa SBY ini menegaskan tidak percaya Indonesia akan bubar dan atas izin Allah SWT negara tidak akan bubar sampai kapanpun. Maka dari itu harus dijaga persatuan dan kesatuan serta jangan mau dipecah belah oleh kelompok atau oknum yang mempunyai kepentingan di belakangnya. Feru Lantara. [antara]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

7 Komentar

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami