Hukum

SBY: That’s My War, Novanto: Lihat Nanti

BTN iklan

Jakarta, LEI – Terdakwa Setya Novanto tidak mau berkonfrontasi langsung dengan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang geram karena Novanto memasukkan nama Edhi Baskoro Yudhoyono (Ibas) dalam pusaran korupsi e-KTP.

Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (8/2/2018), hanya menyampaikan, lihat perkembangan nanti menanggapi pernyataan SBY, Thats my war.

Novanto juga enggan menanggapi pernyataan SBY yang menudingnya tidak tahu balas budi seperti pepatah “Air susu dibalas air tuba”. Novanto mengaku tak paham pernyataan ketua umum Partai Demokrat itu. “Tanya pak SBY,” katanya.

Begitupun soal alasan mencantumkan nama Ibas, putra SBY dalam buku catatannya, Novanto. “Nantilah kita lihat perkembangannya,” ujar mantan ketua umum Partai Golkar ini.

Novanto menyebut nama Muhammad Nazaruddin saat wartawan mengonfirmasi peran Ibas dalam kasus korupsi e-KTP.
“Tanya pak Nazaruddin,” katanya. Ia berseloroh ketika wartawan menanyakan alasan cantumkan nama Ibas. “Kamu kali yang ngomong,” katanya.

Sedangkan ketika awak media menanyakan bahwa Nazaruddin mengaku sempat memberikan sejumlah uang kepada Ibas, Novanto hanya senyum-senyum.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami