Kesehatan

Sejarah: Tjipto Mangoenkoesoemo Selamatkan Rakyat dari Wabah Pes

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Sosok dokter Tjipto Mangoenkoesoemo terkenal karena menyuarakan penderitaan rakyat Indonesia yang dijajah pemerintah Belanda. Dari buku 100 Pahlawan Nusantara yang ditulis Tim Sunrise Picture, Tjipto aktif menceritakan penderitaan rakyat akibat penjajahan Belanda.

Tulisan-tulisannya dimuat di harian De Express. Pemerintah Belanda ternyata berang terhadap tulisannya, lalu Tjipto dipecat menjadi dokter pemerintahan. Tak lagi menjabat sebagai dokter pemerintahan, pria kelahiran Pecangakan, Ambarawa tahun 1886 justru menoreh prestasi gemilang.

Ia ikut berkontribusi menyelamatkan rakyat dari wabah pes yang melanda Kepanjen, Malang, Jawa Timur. Pes disebabkan enterobakteria yersenia pestis, yang ditularkan dari gigitan kutu tikus. Penyebaran wabah pes diduga karena adanya jalan kereta api Surabaya-Malang.

Muncul informasi wabah pes antara Februari 1912 hingga Maret 1912 di surat kabar setempat. Sayangnya, pemerintah Belanda belum menanggapi serius. Padahal, pes mulai merebak pada tahun 1910-an. Hal ini dikarenakan pada masa itu, penyakit pes terbilang awam dikenal dan hanya terdapat di buku-buku saja.

Wabah penyakit yang dulu beredar seputar kolera, cacar, dan malaria. Akhirnya, pemerintah Belanda baru memercayai wabah pes setelah tim medis meneliti sampel korban yang meninggal. (liputan6)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami