LiputanNasional

Sejumlah Warga Tidak Setuju Becak Beroperasi Lagi

BTN iklan

Jakarta/Lei-  Sejumlah warga di daerah Penjaringan, Jakarta tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk melegalkan pengoperasian becak di kawasan Jakarta.

“Jelas tidak setuju. Karena becak itu kadang semaunya, rata-rata mereka kan tidak berpendidikan, jadi pemahamannya lain. Meski sudah dibuat aturan, nanti pasti mereka melanggar juga. Malah kadang galakan tukang becak, waktu itu motor saya pernah ditabrak, sudah jelas yang salah dia malah dia yang lebih marah dari saya,” kata seorang penjual barang bekas Amin kepada Antara di Jakarta, Selasa.

Amin berpendapat, wacana kebijakan yang dibuat Anies tersebut semata-mata hanya membela sekelompok orang karena kontrak politiknya.

“Sudah terbaca itu karena politik. Kalau masyarakat bilang tidak setuju, belum tentu didengar juga sama Anies kan, otomatis masyarakat pun ikut saja dengan kebijakan itu, kita enggak bisa apa-apa,” ujar Amin.

Selain itu, warga lainnya Hotlas Mora menilai pengoperasian becak kembali sangat tidak manusiawi. Pasalnya becak itu digerakkan dengan tenaga manusia.

Hotlas berpendapat lebih baik Anies memberikan pekerjaan lain untuk para tukang becak daripada harus mengoperasikan lagi becak, terutama dengan alasan untuk wisata.

“Menurut saya, lebih baik para tukang becak diberi pekerjaan lain, misal tukang sapu jalan atau lainnya. Karena penghasilan becak sendiri berapa? apa penghasilannya cukup dengan biaya hidup sekarang ini?” tutur Hotlas.

Sementara itu, seorang pedagang buah Kiko juga kurang setuju dengan rencana itu. Dia menilai dengan beroperasinya lagi becak hanya akan menimbulkan kemacetan dan menambah semrawut jalan.

Kiko berharap bila memang keputusan pengoperasian di kawasan Jakarta tetap terlaksana, jangan diadakan becak terlalu banyak.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami