HukumLiputan

Selamat Atas Terpilihnya Dr Frans Reumi sebagai Ketua Perwakilan APHA Indonesia Timur

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Asosiasi Pengajar Hukum Adat (APHA) Indonesia hari ini (7/10) melaksanakan kegiatan Pembentukan Perwakilan APHA Indonesia Timur. APHA adalah organisasi para pengajar hukum adat dari berbagai univesitas baik negeri maupun swasta yang ada di Indonesia.

“Kegiatan ini dimaksudkan agar permasalahan hukum adat yang ada di Indonesia Timur dapat terakomodir. Banyaknya kegiatan APHA dan agar fokusnya kegiatan APHA untuk di wilayah Indonesia Timur, sangat diperlukan Perwakilan APHA di Indonesia Timur” ujar Dr. Laksanto Utomo sebagai Ketua Umum APHA Indonesia.

Sementara itu Dr. Frans Reumi, Dekan Fakultas Hukum Cendrawasih mengatakan “Perjuangan APHA saat ini adalah memastikan adanya kepastian hukum bagi Hukum Adat untuk masuk sebagai bagian dari Hukum Nasional. Hukum adat selalu menjadi PR besar karena di Indonesia selalu mengabsolutkan hukum yang tertulis, jadi tugas kita adalah memperjuangkan hukum adat agar diakui dan mendapatkan kepastian hukum di dalam system Civil Law yang selalu mengidolakan hukum tertulis”

Lebih Lanjut Dekan Uncen juga mengatakan, “Perlunya peradilan khusus tentang Peradilan Adat terutama di era desentralisasi. Otonomi Khusus Papua sangat mengakui Peradilan Adat karena Papua adalah wilayah kesukuan yang memegang teguh hukum adatnya”

Pada kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari Universitas Sahid Jakarta, Universitas Pancasila Jakarta, STIHPADA Palembang, Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Universitas Khairun Ternate, Universitas Halu Oleo Kendari, Universitas Tadulako Palu, Universitas Andi Djema Palopo serta Universitas Cendrawasih Jayapura melalui zoom teleconference.

Dr. Frans Reumi dekan Fakultas Hukum Universitas Cendrawasih akhirnya terpilih menjadi Ketua Perwakilan APHA Indonesia Timur menggantikan Alm. Dr. Hendrik Krisifu, SH, MA yang wafat belum lama ini. (Irwan)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami