Hukum

Setelah Diperiksa, KPK Langsung Tahan Bupati Nganjuk

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan lima tersangka kasus tindak pidana korupsi suap penerimaan hadiah atau janji oleh Bupati Nganjuk terkait dengan perekrutan dan pengelolaan ASN/PNS di Kabupaten Nganjuk, Jatim, Tahun 2017.

“KPK menahan lima tersangka selama 20 hari ke depan untuk kepentingan penyidikan,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (26/10) malam.

Diduga sebagai penerima pada kasus itu, yakni Bupati Nganjuk Taufiqurrahman, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nganjuk Ibnu Hajar, dan Kepala SMP Negeri 3 Ngronggot Kabupaten Nganjuk Suwandi.

Sementara diduga sebagai pemberi, yakni Kepala Bagian Umum RSUD Kabupaten Nganjuk Mokhammad Bisri dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk Harjanto. “Saya minta maaf kepada masyarakat Nganjuk dan saya harus hormati proses hukum,” kata Taufiqurrahman saat keluar dari gedung KPK, Jakarta, Kamis (26/10) malam.

Taufiqurrahman ditahan di Rumah Tahanan Negara Klas I Jakarta Timur Cabang Rutan KPK.

Kemudian Ibnu Hajar ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Timur, Suwandi ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan, Mokhammad Bisri ditahan di Pomdam Jaya Guntur, dan Harjanto di Rutan Salemba.

Diduga, pemberian uang kepada Taufiqurrahman melalui beberapa orang kepercayaan Bupati terkait perekrutan dan pengelolaan ASN/PNS di Kabupaten Nganjuk Tahun 2017.

Total uang yang diamankan sebagau barang bukti senilai Rp298.020.000 yang berasal dari Ibnu Hajar sejumlah Rp149.120.000 dan Suwandi sejumlah Rp148.900.000.

Sebagai pihak pemberi Mokhammad Bisri dan Harjanto disangkakan pasal 5 ayat 1 huruf atau huruf b atau pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sedangkan sebagai pihak penerima Taufiqurrahman,Ibnu Hajar, dan Suwandi disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Hingga saat ini, KPK sudah menyegel empat ruang di beberapa dinas Kabupaten Nganjuk, di antaranya ruang Kepala Dinas Lingkungan Hidup Hariyanto, ruang Kabid Diknas Dikpora Suroto dan ruang Kepala Bidang Ketenagakerjaan Dinas Pendidikan Cahyo Sarwo Edy. Terakhir KPK juga menyegel Ruang Kepala Bagian Umum RSUD Nganjuk Muhamad Bisri.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

8 Comments

  1. Nice weblog right here! Additionally your web site so
    much up fast! What host are you the usage of?

    Can I am getting your affiliate link on your host?
    I desire my website loaded up as quickly as yours lol

  2. No Perscription Purchasing Amoxicilina With Overnight Delivery Priligy Uso [url=http://truthaboutstaininggrid.com][/url] Prix Viagra France Top Pills Online Clomid Oral Tablet 50 Mg Order Online

  3. Achat Cialis En Ligne Belgique [url=http://cialtadalaf.com]order cialis online[/url] Priligy Discussion Zoloft 100 Without A Prescription Cialis 5 Posologia

  4. obviously like your web site however you have to test the spelling on several of your posts.
    Several of them are rife with spelling problems and I to find
    it very troublesome to inform the truth then again I will certainly come
    back again.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami