LiputanNasional

Sidang Ahok Ditunda, Hakim Tegur Keras Jaksa

BTN iklan

JAKARTA/Lei  – Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto menegur keras Keta Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ali Mukartono dalam kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Selasa (11/4/2017).

Sesuai jadwal, semestinya hari ini JPU membacakan tuntutan, namun jaksa tidak siap. Alasannya, JPU belum siap mengetik tuntutan, dan membutuhkan waktu. Untuk itu, JPU meminta sidang ditunda 2 minggu.

Alasan ini membuat, Dwiarso menegur keras JPU. Dia pun sempat mengusulkan sidang ditunda 5 jam, dan pada pukul 12.00 WIB, JPU diminta menyelasaikan pengetikan tuntutan agar bisa dibacakan.

Tapi, usul ini ditolak Ali, dengan mengatakan pihaknya belum siap materi tuntutan. Lalu, diusulkan sidang ditunda hingga 20 April dan 25 April.

“Bagi kami semua perkara penting, kasus ini bukan dianakemaskan. Hanya sekali ini kita keluar dari kesepakatan. Ini yang mengusulkan penasihat hukum dan disetujui jaksa penuntut umum.”

“ Dan kepada terdakwa siapkan pembelaan dengan sesuai jadwal, dengan risiko kurang 2 hari, harusnya delapan hari.”

Jaksa mendakwa Ahok menggunakan Pasal 156a dan Pasal 156 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana karena mengatakan bahwa ada yang menggunakan Alquran Surat Al Maidah 51 untuk membohongi saat berpidato di Kepulauan Seribu, yang kemudian memicu aksi besar organisasi-organisasi massa Islam.

kabar24

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami