LiputanNasional

SIM Indonesia Seumur Hidup? Indonesia Belum Siap

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Beberapa waktu lalu PKS (Partai Keadilan Sejahtera) melontarkan wacana perihal pemberlakuan SIM (Surat Izin Mengemudi) seumur hidup. Kemudian hal ini menuai berbagai reaksi dari banyak kalangan.

Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menuturkan, SIM berbeda dengan kartu tanda penduduk (KTP). Menurut dia, SIM merupakan bentuk pengakuan negara terhadap kompetensi seseorang dalam mengemudi.

“SIM adalah kompetensi, sehingga untuk kurun waktu tertentu perlu dilakukan uji ulang,” ujar Djoko.

Meski begitu, Djoko menuturkan bahwa beberapa negara maju telah mengaplikasikan SIM seumur hidup. Hanya saja pengawasannya jauh lebih ketat. Begitu juga cara mendapatkannya.

“Ada negara yang menerapkan SIM seumur hidup, tapi cara mendapatkan SIM tidak semudah seperti di Indonesia,” tuturnya.

Proses pembutan SIM di beberapa negara dilakukan melalui serangkaian tes yang tak mudah. Pengawasan terhadap perilaku pengendara juga tak main-main. Pemerintah akan mencabut lisensi mengemudi seseorang jika terbukti melakukan pelanggaran lalu lintas.

Bila dilihat dari instrumen milik pemerintah, Indonesia benar-benar belum siap memberlakukan SIM seumur hidup, apalagi masyarakatnya yang masih gemar melanggar lalu lintas dan tidak disiplin dalam berkendara.

“Karena sistemnya belum banyak berubah, walau Polantas juga sudah mulai melakukan perubahan,” ucap dosen teknik sipil Universitas Katolik Soegijapranata itu.

Sebelumnya, PKS berjanji akan memperjuangkan penghapusan pajak sepeda motor dan memberlakukan SIM seumur hidup jika partainya memenangi Pemilu 2019. Wacana itu akan diperjuangkan melalui Rancangan Undang-Undang (RUU) di parlemen.

PKS mengklaim, penerapan kebijakan tersebut bertujuan untuk mengurangi beban biaya hidup masyarakat yang dinilai semakin berat. Selain itu, kebijakan tersebut juga untuk mengurangi kerumitan mengurus administrasi kendaraan bermotor dan perpanjangan SIM.

Pentingkah wacana ini diwujudkan?

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami