Hukum

Simposium Internasional: MK Sebagai Pengawal Ideologi dan Demokrasi dalam Masyarakat Majemuk

BTN iklan

SOLO, (LEI) – Hari ini Selasa, 9 Agustus 2017 dibuka acara Simposium Internasional yang mengangkat tema Mahkamah Konstitusi sebagai Pengawal Ideologi dan Demokrasi dalam Masyarakat Majemuk.

Ketua MK Prof Dr Arif Hidayat SH Ms memberikan sambutan
Ketua MK Prof Dr Arif Hidayat SH Ms memberikan sambutan pd Acara Simposium Internasional : Mahkamah Konstitusi sbg Pengawal Ideologi dan Demokrasi dalam Masyarakat Majemuk 9-10 Agustus 2017 (dokumentasi : LU_LEI)

 

Presiden Jokowidodo membuka Simposium Internasional Mahkamah Konstitusi
Presiden Joko Widodo membuka Simposium Internasional Mahkamah Konstitusi (dokumentasi : LU_LEI)

Presiden Joko Widodo menceritakan pengalamannya yang pernah menjabat sebagai walikota Solo. Kemajemukan warga berarti tidak ada warga kelas satu, semua sama rata sebagai warga negara Indonesia. Tugas MK disini adalah untuk menjaga kedaulatan negara, konstitusi, dan menjaga kemajemukan.

Kemajemukan yang kuat memaksa kehendak kepada yang minoritas. Tantangan bangsa Indonesia ke depan adalah radikalisme, kejahatan cyber, dan sebagainya. Generasi milenial yang merupakan generasi masa depan akan menghadapi banyak permasalahan. Untuk itulah Mahkamah Konstitusi harus menjadi garda terdepan demi menjaga konstitusi pada masyarakat majemuk, serta kita dapat belajar dari Negara lain. (LU_LEI)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami