Internasional

Singkirkan Taiwan, Burkina Faso Jalin Hubungan Diplomatik dengan China

BTN iklan

BEIJING (LEI) – Burkina Faso secara resmi menjalin kembali hubungan diplomatiknya dengan China setelah memutus hubungannya dengan Taiwan. Seiring dengan pulihnya hubungannya dengan Burkina Faso, Beijing meningkatkan tekanannya pada Taiwan dengan mendesak sekutu terakhir Taipei di Benua Afrika, Swaziland untuk memihak kepada China.

Taiwan merupakan salah satu isu teritorial penting bagi China. Beijing mengklaim Taiwan sebagai bagian dari provinsinya dan tidak memiliki hak untuk menjalin hubungan dengan negara lain, sehingga negara yang ingin memiliki hubungan diplomatik dengan China tidak boleh memiliki hubungan dengan Taiwan.

Pada Kamis, Burkina Faso memutuskan hubungannya dengan Taiwan dan menjadi negara kedua dalam sebulan belakangan yang meninggalkan Taipei, mengikuti Republik Dominika.

Kesepakatan hubungan diplomatik antara China dan Burkina Faso ditandatangani oleh diplomat penting pemerintah China, Menteri Luar Negeri, Wang Yi, dan Menteri Luar Negeri Burkina Faso Alpha Barry pada Sabtu di Beijing. Setelah upacara penandatanganan, Wang Yi mengatakan bahwa hanya ada satu negara di Afrika yang belum menjalin hubungan diplomatik dengan Beijing.

“Kami sangat berharap bahwa daerah ini akan bergabung dengan keluarga persahabatan China-Afrika pada tanggal awal,” kata Wang Yi sebagaimana dilansir Reuters, Minggu (27/5/2018).

Dengan putusnya hubungan Taiwan-Burkina Faso, Taipei sekarang hanya memiliki satu sekutu di Benua Afrika, yaitu Kerajaan Swaziland dan hubungan resmi dengan hanya 18 negara di seluruh dunia, sebagian besar negara kecil dan miskin di Pasifik dan Amerika Tengah seperti Nauru dan Belize.

Ini adalah kedua kalinya Burkina Faso memutuskan hubungan dengan Taiwan. Pemutusan hubungan terakhir dilakukan pada 1973, sebelum melanjutkan hubungan dengan Taipei pada 1994. Negara Afrika Barat itu adalah negara keempat yang memutuskan hubungan diplomatiknya dengan Taipei sejak Tsai Ing-wen menjabat sebagai Presiden Taiwan pada 2016, menyusul Republik Dominika, Sao Tome and Principe dan Panama. (okezone)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami