Internasional

Skandal Perselingkuhan Wakil PM dengan Stafnya Hebohkan Australia

BTN iklan

CANBERRA, Lei – Perselingkuhan antara Wakil Perdana Menteri Australia dengan anggota stafnya menjadi skandal besar yang menarik perhatian di Negeri Kanguru. Skandal ini kembali menimbulkan pertanyaan mengenai kehidupan pribadi para anggota parlemen.

Pernikahan Barnaby Joyce dengan istrinya Natalie hancur saat surat kabar Sydney Daily Telegraph memasang foto kekasih gelap Joyce yang tengah hamil di halaman mukanya. Keputusan surat kabar untuk menerbitkan berita mengenai perselingkuhan Joyce itu banyak mendapat kritik dari para politisi lintas partai dengan alasan pelanggaran privasi.

Joyce yang telah bersama Natalie selama 24 tahun dan memiliki empat orang putri dari pernikahannya bersikeras bahwa kehidupan pribadinya tidak seharusnya diperbincangkan di ranah publik.

“Saya tidak berpikir itu benar, saya pikir itu tidak akan tepat untuk politisi lain,” kata pria berusia 50 tahun itu sebagaimana dilansir AFP, Kamis (8/2/2018).

“Saya pikir Anda harus membuat keputusan yang berbeda untuk tidak mengubah Australia menjadi Amerika Serikat (AS),” lanjutnya.

Kehidupan pribadi para politisi memang menjadi perbincangan di AS di mana parlemennya mengambil suara bulat untuk melarang hubungan seksual antara anggota parlemen dengan stafnya.

Namun, Sharri Markson dari Sydney Daily Telegraph yang memublikasikan berita perselingkuhan Joyce mengatakan, dia melakukannya demi kepentingan publik.

“Saya pikir tidak ada orang di luar sana yang mengatakan, ‘Saya berharap saya tidak tahu cerita ini’ pagi ini,” katanya.

“(Mereka tidak berpikir) ‘Saya berharap Daily Telegraph menutupi informasi bahwa Wakil Perdana Menteri telah meninggalkan istri dan empat putrinya untuk mantan anggota stafnya hampir 20 tahun lebih muda’.”

Joyce dilaporkan berselingkuh dengan Vikki Campion yang berusia 33 tahun.

Menyusul terbongkarnya perselingkuhan itu, istri Joyce mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan bahwa kepercayaannya telah hancur dan masalah ini sangat merusak dalam beberapa aspek bagi dia dan putri-putrinya.

Sydney Daily Telegraph melaporkan, bahwa hubungan itu telah lama dicurigai terjadi, namun Pemerintah Australia berusaha menutup-nutupi dan merahasiakan hubungan gelap Joyce, karena takut menuai kecaman.

“Alih-alih memaksanya mengaku, pemerintah secara aktif menghalngi upaya jurnalis untuk mencapatkan informasi sampai ke dasar persoalan,” tulis Daily Telegraph.

Di tengah perselingkuhannya, Joyce juga terjerat skandal kewarganegaraan ganda yang memaksanya mundur dari Parlemen Australia pada November. Namun, setelah melepas kewarganegaraan Selandia Baru yang secara otomatis didapat dari ayahnya, Joyce kembali maju dan memenangkan pemilihan yang digelar pada Desember 2017.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami