BTN iklan
HEADLINESNasional

SKTM Palsu Nodai Pendaftaran Peserta Didik Jateng

SEMARANG , LEI – Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) menjadi polemik dalam Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA sederajat. Bahkan di Jawa Tengah ada 78.065 pendaftar menggunakan SKTM padahal tergolong keluarga mampu.

Hal itu di depan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan pemeriksaan mendadak ke kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah. Diketahui, 78.065 pendaftar di SMA dan SMK se-Jateng. Semuanya telah dicoret.

Dari data dinas pendidikan, pendaftar di SMA negeri yang menggunakan SKTM sebanyak 62.456 orang dan ternyata yang benar-benar siswa miskin ada 26.507 pendaftar. Sedangkan di SMK negeri, ada 86.436 pendaftar yang menggunakan SKTM dan yang lolos ada 44.320 pendaftar.

“Sekarang dari 62.456 (pendaftar di SMA negeri) yang menggunakan SKTM yang lolos 26.507, sebagian besar coret,” tegas Ganjar di kantor Dinas Pendidikan Jateng, Jalan Pemuda, Semarang, Selasa (10/7/2018).

 

Ganjarinkan tahun depan ada sistem yang berbeda untuk menanggulangi masalah serupa. Dan untuk Mendapat PPDB online melaksanakan peraturan pendidikan nomor 14 tahun 2018 yang mewajibkan menerima sekolah miskin minimal 20 persen.

“Mungkin tahun depan yang miskin diseleksi jalan sendiri, dan harus ada syarat prestasi. Kalau tidak bisa beri beasiswa,” jelasnya kepada wartawan di kantor Dinas Pendidikan Jateng, Jalan Pemuda, Semarang, Selasa (10/7/2018).

Dari data dinas pendidikan, pendaftar di SMA negeri yang menggunakan SKTM di PPDB tahun ini sebanyak 62.456 orang dan kenyataannya yang benar-benar siswa miskin ada 26.507 pendaftar. Sedangkan di SMK negeri, ada 86.436 pendaftar yang menggunakan SKTM dan yang lolos ada 44.320 pendaftar. (sumber: detik)

 

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Komentar Anda...

Related Articles

Close
Close