FinansialHukum

Spot Terus Menguat, Mayoritas Kurs Asia Terapresiasi

BTN iklan

JAKARTA/Lei  — Nilai tukar rupiah dibuka menguat 0,19% atau 25 poin ke 13.350 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Selasa (15/11/2016).

Sebelumnya, rupiah ditutup terapresiasi 8 poin atau 0,06% ke level Rp13.375 per dolar AS setelah diperdagangkan pada kisaran  Rp13.301 – Rp13.383 per dolar AS.

ada dalam jangka pendek atau hingga pertemuan the Fed pada Desember 2016.

Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan ketidakpastian global meningkat ketika pertumbuhan PDB Indonesia diumumkan melambat.

Menurutnya, hal itu sudah cukup untuk memicu pelemahan rupiah dan IHSG yang tertular oleh pelemahan tajam harga SUN yang hampir 40% kepemilikannya dikuasai oleh investor asing.

Adapun, tekanan pelemahan terhadap rupiah berpeluang bertahan dalam jangka pendek paling tidak hingga FOMC meeting di Desember 2016 walaupun ruang pelemahan bisa terbantu kehadiran BI di pasar valas dan SUN yang saat ini dibekali oleh US$115,7 miliar cadangan devisa.

“Dalam jangka menengah kami melihat membaiknya indikator fundamental seperti defisit neraca transaksi berjalan, inflasi serta prospek perbaikan defisit fiskal akan menjaga tren penguatan rupiah,” katanya dalam riset.

Sementara itu, fokus akan perlahan beralih ke data perdagangan Indonesia yang datang Selasa siang serta BI RR rate yang datang Kamis, di mana diperkirakan tidak berubah.

Mata uang lainnya di Asia Tenggara bergerak mayoritas melemah. Dolar Singapura melemah 0,28%, peso Filipina melemah 0,47%, baht Thailand melemah 0,22%. Hanya ringgit Malaysia yang menguat 0,26%

Sementara itu, indeks dolar AS yang memantau pergerakan mata uang dolar terhadap mata uang lainnya terpantau menguat 0,915 poin atau 0,92% ke posisi 99,975 pada pukul 16.01 WIB.(bisnis)

Perlihatkan Lebih

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami