Kesehatan

Stres Jangka Panjang Dapat Berdampak Pada Kesehatan Jantung Anda

BTN iklan

Jakarta/Lei – Kondisi kerja yang menegangkan, pernikahan yang buruk, hingga perselisihan dengan kerabat dapat berdampak kepada kesehatan jantung dan mengganggu nafsu makan, pola tidur, dan mood Anda. Selain dapat menimbulkan gangguan psikologis dan emosional, ternyata stres dalam jangka panjang (kronik) yang tidak dikelola dengan baik kemungkinan dapat mengganggu kesehatan jantung dan berisiko mengakibatkan tekanan darah tinggi.

Saat stres, tubuh mengeluarkan kortisol dan adrenalin untuk mempersiapkan tubuh Anda dalam merespons. Paparan jangka panjang hormon stres (adrenalin dan kortisol) inilah yang diperkirakan dapat meningkatkan risiko gangguan jantung. Selain itu, beberapa penelitian mengungkapkan adanya keterkaitan risiko serangan jantungdengan perubahan pada pembekuan darah yang diakibatkan oleh stres.

Stres juga terkait dengan penurunan kualitas pelindung yang melapisi pembuluh darah (endotelium), menurut seorang dokter jantung ternama. Hal ini diperkirakan dapat memicu peradangan yang kemudian menyebabkan penumpukan kolesterol dan lemak pada arteri koroner.

Hindari Stress

Cara menghindari maupun mencegah stres sebenarnya mudah saja. Apa saja yang bisa dilakukan, kita simak di sini:

  • Berpikir positif dapat membuat hati lebih tenang dan detak jantung lebih teratur.
  • Perbanyak tertawa. Tertawa ternyata dapat membantu melindungi jantung dari serangan penyakit. B dapat menurunkan peradangan arteri, kadar hormon stres, dan meningkatkan kadar kolesterol baik.
  • Bermeditasi. Meditasi tidak perlu ruangan dan waktu khusus. Anda dapat duduk di tempat yang tenang, seperti di teras rumah, kemudian menarik napas panjang dan mengembuskannya beberapa kali selama beberapa waktu.
  • Kurangi pajanan media TV, ponsel, internet di malam hari atau waktu-waktu tertentu.
  • Tidak apa-apa untuk berkata “tidak” jika Anda memang enggan menyanggupi untuk melakukan sesuatu. Makin sering Anda merasa terpaksa melakukan sesuatu, Anda akan lebih sering merasa stres.
  • Terima dengan ikhlas hal-hal yang tidak dapat Anda ubah atau kendalikan.
  • Berkumpullah bersama orang-orang yang Anda sayangi dan menyayangi Anda untuk saling berbagi cerita dan membantu yang sedang kesulitan.
  • Tiap hari ambil waktu untuk bersantai di suatu waktu dengan melakukan hal-hal yang Anda sukai, seperti mendengarkan musik, membaca, berdoa, atau mengobrol dengan sahabat.
  • Olahraga teratur dapat menyingkirkan stres dan membuat Anda lebih tangguh menangani masalah. Olahraga bersama sekelompok teman membuat kesehatan jantung dan emosi menjadi lebih terjaga.

Jika Anda merasa tidak dapat menangani stres seorang diri, ada baiknya Anda berkonsultasi kepada psikolog, terapis, ataupun konsultan.

Tidak hanya stres itu sendiri yang membahayakan jantung. Tetapi cara-cara negatif untuk menangani stres juga dapat memperburuk efek pada kesehatan jantung karena membuat seseorang cenderung melakukan aktivitas yang tidak sehat, seperti merokok, malas berolahraga, atau makan berlebihan. Makanan berlemak dan kolesterol tinggi yang sering dikonsumsi saat stres juga berisiko menyebabkan kerusakan arteri pemicu stroke dan serangan jantung.

Jadi, di samping mengelola berbagai faktor psikologis di atas, menjaga kesehatan jantung juga penting dilakukan dengan berbagai cara lain. Langkah yang dapat diambil antara lain berhenti merokok, memeriksakan diri ke dokter jika merasakan sakit dada secara teratur jika di dalam keluarga Anda pernah ada yang mengalami penyakit jantung, serta lebih banyak mengonsumsi makanan yang kaya akan sayur-sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan.

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami