Internasional

Suami PM Inggris Raih Untung Besar dari Serangan ke Suriah

BTN iklan

MOSKOW (LEI) – Serangan militer yang dilakukan Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Prancis, ternyata membawa keuntungan pribadi bagi Philip May. Saham perusahaan yang dimiliki suami Perdana Menteri (PM) Inggris Theresa May itu melonjak usai serangan militer yang dilakukan pada 14 April tersebut.

Philip May diketahui memegang saham terbesar di BAE Systems, perusahaan yang bergerak di industri persenjataan. Perusahaan milik Philip, Capital Group, juga merupakan pemegang saham terbesar kedua di Lockheed Martin, produsen senjata militer Amerika Serikat (AS).

Lockheed Martin memproduksi sistem senjata, pesawat terbang, dan dukungan logistik dalam agresi ke Suriah. Saham perusahaan tersebut ikut melonjak usai gempuran koalisi ke Suriah dengan dalih sebagai respons atas serangan senjata kimia ke Douma.

Kontribusi INggris, terutama perusahaan milik Philip May, menjadi perbincangan hangat di jagat media sosial Twitter. Akun whistleblowerbernama @nw_nicholas menyebut rudal milik BAE senilai 6,3 juta poundsterling (setara Rp124 miliar) ditembakkan ke Suriah oleh pasukan koalisi AS, Inggris, dan Prancis.

“Rudal BAE senilai 6,3 juta poundsterling ditembakkan ke Suriah. Perusahaan milik suami May, Capital Group, adalah pemegang saham terbesar di BAE,” cuit @nw_nicholas beserta unggahan foto, mengutip dari Russia Today, Rabu (18/4/2018).

Inggris diketahui menyumbangkan delapan rudal ‘Storm-Shadow’ yang diproduksi oleh BAE Systems. Sebagai informasi, harga satu unit rudal tersebut mencapai 790 ribu poundsterling (setara Rp16 miliar).

Philip May diketahui sudah bekerja sebagai manajer di Capital Group sejak 2005. Data pada 31 Maret 2018 menunjukkan, Capital Group berhasil mengumpulkan lebih dari 360 ribu lembar saham di BAE Systems.

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman Temui PM Inggris Theresa May

(PM Inggris Theresa May bersama Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman. Foto: Simon Dawson/Reuters)

Pemerintah Inggris yang dikuasai Partai Konservatif atau Tory juga memiliki hubungan erat dengan BAE Systems. Belum lama ini, perusahaan tersebut terlibat dalam kesepakatan penjualan 48 jet tempur Typhoon dengan Arab Saudi. (okezone)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami