Internasional

Swedia Tegaskan Dukungan Terhadap Solusi Dua Negara Palestina-Israel

BTN iklan

WINA, Lei – Duta Besar negara-negara Eropa untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menekankan bahwa solusi dua negara adalah satu-satunya jalan untuk penyelesaian konflik antara Israel dan Palestina. Para duta besar juga menggarisbawahi peran Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA).

“Izinkan saya untuk pertama-tama menegaskan kembali komitmen Swedia yang telah lama berdiri dan tegas terhadap solusi dua negara tersebut (Palestina dan Israel). Tidak ada alternatif lain,” ungkap Duta Besar Swedia untuk PBB Olof Skoog mengatakan kepada Dewan Keamanan dalam sebuah debat mengenai perdamaian Timur Tengah, dikutip dari Xinhua, Jumat (26/1/2018).

“Hanya solusi dua negara, berdasarkan parameter yang diketahui, yaitu hukum internasional dan resolusi yang relevan dari dewan ini, dapat memenuhi aspirasi yang sah baik dari orang Israel maupun Palestina dan mencapai keamanan dan hanya perdamaian yang dibutuhkan kedua pihak tersebut,” tambahnya.

Olof Skoog juga menyatakan keprihatinannya atas keterbatasan finansial UNRWA akibat pemotongan dana yang besar oleh Amerika Serikat. Amerika Serikat menyumbangkan USD363 juta atau Rp4 triliun pada 2017 ke badan tersebut. Pemerintah Amerika Serikat baru saja memutuskan untuk mengalokasikan hanya USD60 juta atau Rp798 miliar untuk 2018. Hal tersebut menciptakan krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Duta Besar tersebut mengatakan negaranya menyumbang USD65 juta atau Rp864 miliar untuk UNRWA pada 2017, yang artinya Swedia sebagai pendonor terbesar keempat. Mengingat krisis keuangan yang akut, Swedia telah melakukan pembayaran awal untuk 2018.

Pada 1949, Majelis Umum PBB mendirikan UNRWA dan mengamanatkannya untuk memberikan bantuan dan perlindungan kepada lima juta lebih pengungsi Palestina yang berada di Yordania, Lebanon, Suriah, serta Tepi Barat dan Gaza.

“UNRWA diberi mandat untuk melaksanakan tugas ini sampai negosiasi solusi dan keadilan terhadap pengungsi Palestina dapat tercapai. Karena alasan inilah kita harus terus memikul tanggung jawab kita kepada pengungsi Palestina melalui UNRWA,” tukas Skoog.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami