Internasional

Tabrakan dengan Burung Hasilkan Lubang Besar di Hidung Pesawat Air China

BTN iklan

HONG KONG (LEI) – Seekor burung mati setelah bertabrakan dengan pesawat Boeing 737 Air China yang bertolak dari Tianjin menuju Hong Kong. Setelah pesawat itu mendarat, barulah diketahui ada lubang besar yang menganga di hidung pesawat hasil dari tabrakan tersebut.

Shanghaiist, Sabtu (24/3/2018) melansir, Air China penerbangan CA103 menghubungi layanan darurat Hong Kong untuk mengenai tabrakan yang terjadi di tengah penerbangan itu, dan bertemu dengan responden pertama setelah mendarat. Air China merilis pernyataan mengenai insiden ini di Weibo dan menjamin tidak ada penumpang dan kru pesawat yang terluka.

Tabrakan di udara antara burung dan pesawat terbang atau yang biasa disebut dengan “bird strike” bukanlah kejadian yang jarang terjadi pada penerbangan komersial. Kejadian seperti ini paling sering terjadi ketika pesawat lepas landas atau mendarat, dan hanya sekitar 5 persen dari tabrakan semacam ini yang menyebabkan kerusakan serius pada pesawat.

Seekor angsa rata-rata dapat menghasilkan hingga 50.000 pon gaya ketika ditabrak pesawat dengan kecepatan penuh. Meski mereka dapat melubangi bagian luar pesawat atau menyumbat mesin, kejadian seperti ini hampir tidak pernah menyebabkan kecelakaan yang fatal.

Namun, jika sebuah pesawat menghadapi lebih dari burung, resikonya meningkat secara signifikan. Pada 1960, sebuah pesawat Eastern Airlines jatuh dan menewaskan 10 orang di Boston akibat tabrakan dengan burung. (okezone)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami