Liputan

Taiwan Dukung Program Jokowi Tingkatkan Kualitas SDM dan Ekonomi

BTN iklan

Jakarta, LE,  Pemerintah Taiwan  melalui perwakilannya Kantor Dagang dan Ekonomi Taiwan (TETO) menegaskan dukungan kepada program Presiden Joko Widodo yang ingin meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM)  dan pertumuhan ekonomi pada periode kedua kepemimpinannya.

“Pemerintah Taiwan dan berbagai universitas menawarkan berbagai beasiswa bagi siswa Indonesia, serta berbagai program pelatihan profesional. Kesemuanya ini bertepatan dengan slogan Meningkatkan Sumber Daya Manusia yang digalakkan oleh presiden Jokowi,” kata Ketua Kantor Dagang dan Ekonomi Taiwan (TETO), John Chen,  kepada pers  pada perayaan Hari Nasional Taiwan ke-108 (Double Tenth Day) di Jakarta, Selasa malam.

Dukungan ini diwujudkan adanya kerjasama Taiwan dengan Indonesia yang sudah terjalin cukup lama. Ia menjelaskan sekitar 300.000 warga Indonesia saat ini telah bekerja dan belajar di Taiwan. Dari angka itu, 260.000 di antaranya merupakan pekerja, sementara sekitar 12.000 sisanya adalah pelajar.

Ia  menjelaskan program beasiswa yang ditawarkan pihaknya tidak hanya memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar di ruang kelas, tetapi juga praktik langsung ke lapangan.

“Program pembelajaran 2 +1 yang dipromosikan oleh Taiwan dan Indonesia memungkinkan lulusan perguruan tinggi Indonesia yang datang ke universitas sains dan teknologi Taiwan untuk belajar selama dua tahun dan bisa magang di perusahaan-perusahaan berkualitas tinggi di Taiwan selama satu tahun,” jelas dia.

Ragam beasiswa yang ditawarkan Pemerintah Taiwan kepada mahasiswa Indonesia, menurut John Chen, merupakan upaya menjalankan “Kebijakan Baru ke Arah Selatan” yang menjadi prioritas Taiwan dalam beberapa tahun terakhir.

“Dengan semangat yang berorientasi pada humanisme dari Kebijakan Baru ke Arah Selatan, interaksi dan pertukaran masyarakat antara kedua negara menjadi lebih dekat,” ujar dia.

Dalam acara resepsi Hari Nasional Taiwan itu, John Chen menjelaskan kerja sama antara Taiwan dan Indonesia telah terbangun di berbagai sektor seperti pertanian, pencegahan dan pengendalian demam berdarah, pemetaan tanah, perawatan medis, proses pembuangan serta daur ulang sampah.

Chen juga menambahkan, dalam hal ekonomi menurut “World Competitiveness Report 2018” dari Swiss World Economic Forum (WEF), Taiwan berada di peringkat ke-13 di dunia, dan ke-4 di kawasan Asia-Pasifik. Taiwan memiliki peringkat sebagai salah satu dari empat teratas inovator super bersama Jerman, Amerika Serikat, dan Swiss.

Kestabilan ekonomi secara keseluruhan menempati urutan pertama di dunia, dan sistem keuangan menduduki peringkat ketujuh di dunia. Lingkungan investasi Taiwan terus membaik, dan menarik lebih banyak investasi asing, misalnya raksasa server global “Supermicro” telah menginvestasikan total NT$ 10 miliar di Taiwan, dan Google mengumumkan bahwa mereka akan memperluas investasi dan operasinya di Taiwan.

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lihat juga

Close
Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami