Internasional

Taiwan Larang Sedotan Plastik di Restoran Mulai Tahun Depan

BTN iklan

Lei- Taiwan berencana melarang penggunaan bahan plastik sekali pakai, antara lain sedotan, gelas plastik dan tas belanja pada 2030. Adapun di industri minuman dan makanan, larangan menggunakan plastik sekali pakai itu mulai berlaku tahun depan.

Rencana itu diumumkan Badan Perlindungan Lingkungan Taiwan (EPA), Selasa (20/2).

“Kami bertujuan untuk menerapkan larangan menyeluruh pada 2030, untuk mengurangi sampah plastik yang mencemari laut, juga rantai makanan yang mempengaruhi kesehatan manusia,” kata Lai Ying-ying, pejabat EPA yang mengawasi program baru itu seperti dilansir Channel News Asia, Kamis (22/2).

Menurut Lai, warga Taiwan rata-rata menggunakan 700 kantong plastik setiap tahunnya. EPA bertujuan untuk mengurangi angka itu menjadi 100 pada 2025, dan nol pada 2030.

Mulai tahun depan, toko-toko makanan dan minuman termasuk restoran siap saji di Taiwan harus berhenti menyediakan sedotan plastik.

Mulai 2020, pemberian sedotan plastik gratis akan dilarang dari seluruh outlet makanan dan minuman.  Mulai 2025, masyarakat harus membeli sedotan plastik. Larangan menyeluruh akan berlaku mulai 2030.

Kantong plastik belanjaan, tempat makanan sekali pakai, dan alat-alat sekali pakai juga dilarang dari seluruh toko ritel. Biaya tambahan juga akan berlaku pada 2025.

Menteri Lee Ying-yuan mengatakan larangan menyeluruh pada seluruh kantong plastik, perabotan sekali pakai dan gelas minuman sekali pakai akan dperkenalkan mulai 2030.

“Anda bisa menggunakan produk-produk baja, atau sedotan yang bisa dimakan, atau Anda tidak perlu menggunakan sedotan sama sekali,” kata dia.
Lee mengatakan harga produk plastik sekali pakai tidak selalu berdasarkan harga produk serupa di Eropa, tapi berdasarkan harga di Taiwan.
Dia menegaskan pengurangan penggunaan plastik itu adalah tanggung jawab seluruh anggota publik ketimbang dia. Langkah itu akan menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi generasi masa depan.

Taiwan mulai mendaur ulang plastik dan mendorong pengurangan penggunaan plastik sekali pakai sejak lebih dari satu dekade lalu.

Tahun lalu, menurut EPA, hampir 200 ribu ton kontainer plastik telah didaur ulang.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close