Hukum

Tak Hadiri Panggilan, KPK Ingatkan Zumi Zola Harus Kooperatif

BTN iklan

Jakarta, LEI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ingatkan Gubernur Jambi, Zumi Zola agar kooperatif menghadiri panggilan penyidik yang akan memeriksanya sebagai tersangka kasus dugana korupsi yakni menerima gratifikasi sekitar Rp 6 milyar.

“Kami ingatkan datang memenuhi panggilan tersebut,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Jakarta, Senin (2/4/2018).

Siapapun yang mendapat panggilan dari penyidik atau penegak hukum baik sebagai sasksi atau tersangka, sebagai warga negara yang baik, harus memenuhi panggilan tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Merupakan kewajiban hukum, dan sikap kooperatif akan lebih membantu dalam proses hukum ini,” ujar Febri.

Tersangka Zumi Zola melalui kuasa hukumnya, M Farizi, kepada wartawan, menyampaikan, tidak bisa memenuhi panggilan penyidik karena tidak menerima surat panggilan.

Farizi mengaku sudah mengirimkan surat kepada KPK untuk meminta penjadwalan ulang pemeriksaan, meskipun menyebut bahwa kliennya siap diperiksa penyidik kapanpun.

“Tapi kan karena kita enggak tahu, tadi saya telepon kalau perlu malam ini pun nyampe (KPK), tapi masalahnya kalau diperiksa malam nanti ada apa. Jadi saya tawarkan besok bagaimana, ini lagi dipertimbangkan,” katanya.

Zumi Zola seharusnya kembali menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi sekitar Rp 6 milyar dari sejumlah kontraktor terkait proyek di Dinas PUPR Jambi. Pemeriksaan harusnya dilakukan pada Senin (2/4/2018).

KPK menetapak Zumi Zola dan Pelaksana Tugas (Plt) Kadis PUPR Provinsi Jambi, Arfan, sebagai tersangka karena mereka diduga bersama-sama atau sendiri-sendiri menerima gratifikasi sekitar Rp 6 milyar terkait sejumlah proyek di Provinsi Jambi.

KPK menyangka Zumi Zola dan Arfan melanggar Pasal 12B atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami