BTN iklan
Hukum

Tak Mau Berlama-lama, KPK Langsung Tahan Advokat Lucas

JAKARTA, (LEI) – Komisi Antirasuah (KPK) langsung menahan Lucas, lantaran terjerat kasus dugaan merintangi proses hukum kliennya, Eddy Sindoro (mantan petinggi Lippo Group).

Lucas diduga melakukan perbuatan menghindarkan Eddy Sindoro saat akan ditangkap otoritas Malaysia dan dideportasi. Lucas juga berperan untuk tidak memasukkan Eddy Sindoro ke wilayah juridiksi Indonesia.

Dirinya keluar gedung KPK dengan mengenakan rompi tahanan berwarna oranye. Dia sebelumnya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap penanganan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan tersangka Eddy Sindoro.

Dalam proses pemeriksaan sebagai saksi, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup untuk menjerat Lucas sebagai tersangka merintangi proses hukum. Namun Lucas tak terima dengan penetapan dirinya sebagai tersangka.

“Menurut saya, apa yang dituduhkan kepada saya, bahwa saya menghalangi penyidikan, dalam arti seolah-olah diduga membantu Eddy Sindoro, saya tidak tahu sama sekali,” ujar Lucas di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (1/10/2018).

Lucas mengaku tak ditunjukkan bukti oleh KPK terkait dugaan merintangi proses hukum. Dia berencana melawan KPK dengan mengajukan gugatan praperadilan.

“Saya tidak tahu, dan sampai saat ini saya tidak dipertunjukkan bukti bahwa saya seperti itu. Dalam upaya hukum akan kami gunakan (praperadilan),” kata dia.

Eddy Sindoro merupakan tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pengamanan sejumlah perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Sejak 2016 menjadi tesangka, Eddy Sindoro belum ditahan KPK. Lembaga antirasuah mengimbau agar Eddy Sindoro menyerahkan diri.

Penetapan tersangka terhadap Eddy Sindoro merupakan pengembangan kasus sebelumnya yang telah menjerat mantan Panitera Pengganti PN Jakarta Pusat Edy Nasution dan karyawan PT Artha Pratama Anugerah Doddy Aryanto Supeno.

Mereka diringkus dalam sebuah operasi tangkap tangan di areal parkir sebuah hotel di Jakarta Pusat pada April 2016. Penangkapan dilakukan sesaat setelah Doddy menyerahkan uang kepada Edy Nasution.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Komentar Anda...

Related Articles

Close
Close