Internasional

Tampilkan Sirkus dengan Wanita Berbaju Ketat, Pimpinan Lembaga Hiburan Saudi Dipecat

BTN iklan

RIYADH (LEI) – Sebuah pertunjukan di Riyadh, Arab Saudi yang menampilkan kelompok sirkus Rusia dengan pemain wanita berbaju ketat telah menyebabkan Kepala Lembaga Hiburan Publik Arab Saudi kehilangan pekerjaannya.

Kantor berita Arab Saudi, SPA melaporkan, Ahmad Al-Khatib yang memimpin reformasi budaya yang diluncurkan Putra Mahkota Mohammed bin Salman di Arab Saudi dipecat pada Senin. Lembaga Hiburan Umum Arab Saudi tidak menjelaskan alasan pemecatan Al-Khatib yang mendadak media lokal Sabq melaporkan bahwa dia menjadi korban gelombang kemarahan terkait pertunjukan sirkus yang menampilkan perempuan berbaju ketat di Ibu kota baru-baru ini.

RT, Rabu (20/6/2018) melaporkan, pertunjukan itu menampilkan seorang pemain wanita mengenakan leotard merah muda dan yang lainnya, seorang artis trapeze mengenakan pakaian putih yang sama. Video pertunjukan itu telah menyebar di YouTube di Arab Saudi.

Sebuah video YouTube dengan beberapa pemuda Saudi mengecam pertunjukan dalam bahasa Arab telah menjadi viral dan menarik ratusan komentar. Sabq melaporkan bahwa pertunjukan itu membuat marah kaum konservatif Saudi yang mengatakan para wanita mengenakan “pakaian tidak senonoh” dalam penampilan sirkus tersebut.

Meski dalam beberapa waktu terakhir, Arab Saudi telah memperlonggar larangan-larangan seperti larangan mengemudi dan menonton sepakbola di stadion bagi para wanita, beberapa larangan seperti cara berpakaian masih diberlakukan dengan ketat.

Kelonggaran aturan publik yang diberlakukan Putra Mahkota Mohammed bin Salman ditujukan tidak hanya untuk memperbaiki citra Arab Saudi di luar negeri, tetapi juga sebagai dorongan bagi warga lokal untuk membelanjakan uangnya di dalam negeri, salah satu caranya adalah melalui sektor hiburan. Awal tahun ini, Lembaga Hiburan Publik Arab Saudi mengumumkan bahwa mereka akan menggandakan jumlah festival dan konser sepanjang 2018 dan menginvestasikan dana sebesar USD6,4 miliar kepada industri ini untuk satu dekade ke depan. (okezone)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close