Politik

Tanggapan Wakapolri Atas Pidato Kontroversial Victor

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Pidato politikus Partai Nasdem Victor Laiskodat menuai kontroversi. Atas hal itu, dia bahkan dilaporkan oleh dua politikus berbeda dari Partai Gerindra dan PAN.

Wakapolri Komjen Syafruddin mengaku telah mengetahui video itu dan telah menontonya. “Sudah, saya sudah nonton. Nanti kami akan telaah bersama. Kami lihat dulu tentang apa progresnya dan sebagainya kami akan teliti lebih dalam,” kata dia di Jakarta, Minggu (6/8).

Jenderal bintang tiga ini juga enggan berpersepsi akan pidato itu. “Biar laboratorium forensik nanti yang akan meneliti itu dan penyidik nantinya, itukan ahlinya penyidik dan tentu tim ahli yang akan menyelidiki itu semua,” terang dia.

Sebelumnya, karena ucapannya yang viral, Ketua Fraksi Partai Nasdem di DPR Victor Laiskodat akhirnya dilaporkan ke Bareskrim Polri, Jumat (4/8). Pelaporan ini dilakukan oleh dua kader partai berbeda, yakni PAN dan Gerindra.

Dua kader ini melaporkan Victor atas ucapannya saat berpidato di Nusa Tenggara Timur (NTT). Untuk Partai Gerindra, yang melaporkan adalah Iwan Sumule, dan PAN adalah Wasekjen PAN Bidang Hukum, Surya Imam Wahyudi.

Laporan itu tertuang dalam nomor LP/773/VIII/2017/Bareskrim. Victor dilaporkan atas dugaan pelanggaran pasal 28 ayat 2 UU ITE , pasal 156 KUHP dan UU 40 tahun 2008 tentang Diskriminasi.

“Kami hanya menyerahkan bukti yang diminta, kami menyertakan video yang disampaikan Victordan beberapa berita di online,” kata Iwan di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (4/8).

Dia menerangkan, ada beberapa bagian kalimat Victor yang dipersoalkan. Pertama, kata dia, soal adanya dugaan Victor memprovokasi rakyat untuk saling bunuh. “Di mana Victor (diduga) mengatakan kalau dia yang datang ke kita daripada kita dibunuh, dibunuh duluan,” ujar Iwan.

Video rekaman Victor tersebut juga menyindir empat partai politik yang disebutnya mendukung kelompok ekstrimis. Empat partai itu adalah, Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN). [Jawapos]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami