LiputanNasionalTekno

Telkomsel di Lembah Napu Putus Lima Hari

BTN iklan

POSO, 2/6 (LEI) – Jaringan Telkomsel di dataran Napu yang selama ini diakses oleh warga di empat kecamatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, terputus selama lima hari sejak Senin (28/5).

Salah seorang ASN dari BKKBN di Desa Wuasa, Ibu Kota Kecamatan Lore Utara, Susi Gae yang dihubungi di Sedoa, Napu, mengatakan, Sabtu, empat kecamatan yang terisolir itu adalah Kecamatan Lore Utara, Lore Peore, Lore Timur dan Lore Tengah.

Sejumlah warga yang mendesak untuk menggunakan telepon seluler terpaksa harus menuju hutan di Desa Sedoa, Kecamatan Lore Utara, sekitar 20 km dari Desa Wuasa, yang masih dijangkau oleh BTS Telkomsel dari luar dataran Napu.

“Sudah lima hari ini jaringan Telkomsel mati. Bukan cuma di Lore Utara, tapi di semua kecamatan di Napu ini, Kalau Lore Utara hanya Desa Sedoa saja yang bagus jaringan, sehingga untuk menelepon harus ke Desa Sedoa,” tutur Susi.

Menurut Susi, hilangnya jaringan Telkomsel itu telah dicek pegawai Telkomsel yang mengatakan ada kerusakan di bagian tower BTS yang biaya perbaikannya senilai Rp2 miliar dengan waktu penanganan selama lima hari.

Kerusakan jaringan itu menyebabkan masnayarat tidak bisa menelepon, SMS, dan internet, termasuk mendaftarkan paket talk mania.

“Kalau mendaftar TM hanya tertulis nomor anda tidak terdaftar,” ujar Aso, salah seorang penelpon di Desa Sedoa.

Pihak Telkomsel yang dihubungi di Palu membenarkan gangguan akses telkomsel di dataran Napu, namun gangguan itu sudah berhasil di atasi dan hbungan telepon seluler ke wilayah itu sudah normal sejak Sabtu (2/6) dinihari.

Gangguan ini disebabkan gangguan transponder oleh operator internasional yaitu APSTAR yang berdampak pada semua lokasi layanannya. [antara]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close