Tekno

Temuan Struktur Batu Misterius di Arab Saudi Dirilis ke Publik

BTN iklan

(LEI) – Beberapa waktu yang lalu sebuah situs arkeologi yang misterius ditemukan di sebuah padang lahar, area yang tertutup dengan leleran lahar, di barat Arab Saudi. Ada sekitar 400 struktur yang diperkirakan berusia ribuan tahun di situs itu.

Salah satu struktur disebut ‘gerbang’. Struktur dinamai demikian karena dari udara terlihat seperti gerbang kuno yang sederhana. Dan ada struktur lain yang ditemukan berbentuk menyerupai layang-layang.

Temuan itu bisa menjadi tanda bahwa daerah padang lahar dahulu merupakan wilayah yang layak huni. “Padang lahar sering kaya akan sisa-sisa arkeologi hingga vegetasi yang melimpah,” kata David Kennedy, Peneliti dari Universitas Western Australia yang juga penulis makalah mengenai temuan situs arkeolog ini.

Pekan ini, dia mempublikasikan temuan tersebut.

Pembuatnya diduga adalah suku nomaden di Arab Saudi yang merupakan nenek moyang orang-orang Bedouin di wilayah tersebut. Waktu konstruksinya diestimasi antara 2.000 hingga 9.000 tahun yang lalu.

Struktur-struktur tersebut berbentuk tembok rendah dengan tinggi sekitar semeter, terbuat dari batu dan disusun berjejer dengan panjang bervariasi, mulai 50 meter hingga 518 meter. Fungsinya hingga sekarang masih belum diketahui.

Kennedy menyingkap keberadaan gerbang-gerbang batu ini dengan bantuan layanan Google Earth yang menyajikan pemandangan lanskap seantero Bumi dari gambar satelit.

“Anda tidak bisa melihatnya dari permukaan daratan, tapi begitu naik beberapa ratus kaki, atau lebih tinggi lagi dengan bantuan satelit, mereka bisa terlihat dengan jelas,” ujar Kennedy dilansir dari New York Times, Minggu (22/10).

Sebelumya, gambar-gambar pencitraan satelit dari Google Earth memang telah banyak dipakai oleh berbagai pihak, mulai amatir hingga arkeolog profesional, untuk menemukan obyek-obyek menarik di berbagai penjuru bumi.

Kennedy sendiri mengaku banyak terbantu dengan Google Earth karena bisa menjelajah dengan leluasa, hanya dengan bantuan komputer. Sebelumnya, dia sulit mendapat izin untuk masuk wilayah udara Arab Saudi dengan helikopter.

“Saya bisa duduk di kantor dan menelusuri Arab Saudi. Rasanya menyenangkan bisa melihat-lihat area yang belum pernah dikunjungi sebelumnya,” ujar Kennedy dalam sebuah video yang disponsori oleh Google.

Pengguna internet pun bisa melihat struktur-struktur misterius di Arab Saudi ini, cukup berbekal peramban di komputer atau gadget. Silakan klik dua tautan berikut untuk mengunjungi lokasi via Google Earth atau Google Maps.

Kennedy mengundang mereka yang tertarik agar ikut menelusuri gambar-gambar permukaan bumi yang direkam Google lewat satelit. “Semakin banyak orang yang menyusuri lanskap dari satelit, semakin banyak pula yang bisa ditemukan,” kata dia.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami