LiputanNasional

Tentang Kaum Muslim Tionghoa yang Mencengangkan

BTN iklan

Jakarta/Lei – Pada tahun 1910 diperkirakan jumlah umat Muslim di Tiongkok sekitar 1-2% dari seluruh penduduk Tiongkok, atau berjumlah sekitar 7 juta orang.

Selama era komunisme di Tiongkok, diskriminasi agama dan pendidikan anti agama merebak secara intens, mengakibatkan kemunduran hebat pada semua agama dan kepercayaan disana, tidak terkecuali bagi agama dan komunitas Islam.

Bagaimanapun, pada era modern Tiongkok, Islam dan banyak agama lain di dunia menemukan kebangkitannya. Islam dianggap sebagai agama yang paling akhir tiba di Tiongkok, setelah sebelumnya agama Budha dan Kristen.

Para pedagang Muslim mulai berdatangan ke negara ini pada masa dinasti Tang (618-907) dan diperkirakan ratusan ribu pemeluk Islam dibawa pada dinasti Yuan (1271-1368) oleh bangsa Mongol.

Banyak pemimpin Mongol menjadi mualaf dan agama ini menyebar dengan cepat di wilayah Asia Tengah karena menaklukan suku-suku nomaden dan beberapa kerajaan yang terletak diantara Saudi Arabia dan Tiongkok oleh kaum Muslim.

B. Islam di Tiongkok Saat Ini

Tampak perwakilan pemerintah Tiongkok, Yu Zhengsheng pada ulang tahun ke-60 berdirinya Asosiasi Islam China, Agustus 2013 silam

Perkembangan baru di dunia Islam Tiongkok yang menyebarkan pengetahuan dan minat terhadap Islam adalah perjalanan yang dilakukan masyarakat Tiongkok ke negara-negara Islam. Menunaikan ibadah Haji, atau melakukan ziarah ke Mekkah merupakan salah satu rukun Islam.

Pada masa lalu, terutama paska kekaisaran Mongol, perjalanan darat sangat sulit dan seringkali tidak mungkin dapat dilakukan mengingat kondisi perang dan bahaya kejahatan di jalanan. Demikian pula pada masa Revolusi Kebudayaan, kaum Muslim Tiongkok tidak diperkenankan melaksanakan ibadah Haji.

Namun pada tahun 1979, pembatasan ini digugurkan. Dikatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir 50.000 umat muslim telah melaksanakan ibadah Haji. Hubungan dengan negara Islam ini telah melahirkan banyak komunitas Muslim pada Tiongkok modern.

Dewasa ini, beberapa warga Tiongkok telah menjadi muslim sejak lahir, dikarenakan orang tua mereka telah menjadi mualaf. Terlepas dari itu, Islam telah menjadi bagian integral dalam kehidupan keimanan bangsa Tiongkok.

Islam merupakan agama terbesar ketiga di negeri panda ini setelah Buddha dan Kristen, dengan jumlah sekitar 20-30 juta orang.

C. Kelompok Etnis Muslim Tiongkok

Kelompok etnis Muslim Tiongkok pada umumnya tinggal di sepanjang perbatasan Tiongkok modern di wilayah Yunnan, Tibet, Xinjiang, Gansu, dan provinsi Henan. Dari total kurang lebih 50-an kelompok etnis di Tiongkok, sekitar 10 diantaranya adalah pemeluk agama Islam.

Uighur adalah kelompok etnis Muslim terbesar dengan sekitar 10 juta orang hidup di Tiongkok terutama di wilayah Xinjiang. Etnis ini juga dapat ditemukan pada beberapa daerah lain di Tiongkok.

Kelompok etnis terbesar kedua adalah Kazakh. Sekitar 2 juta anggota kelompok ini hidup di Tiongkok, terutama di wilayah Xinjiang.

Sementara Hui adalah kelompok etnis Muslim yang juga mendiami beberapa daerah di Tiongkok.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

4 Komentar

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami