Internasional

Tentara Israel Tewaskan Tujuh Demonstran Palestina di Perbatasan Gaza

BTN iklan

GAZA (LEI) – Sedikitnya tujuh warga Palestina terbunuh dan 500 lainnya mengalami luka-luka dalam bentrokan antara demonstran Palestina dengan tentara Israel di sepanjang perbatasan Jalur Gaza dengan Israel. Korban berjatuhan setelah tentara Israel menembaki demonstran dengan peluru tajam, peluru karet dan gas air mata dalam demonstrasi Jumat sore.

Ribuan orang berkumpul di sepanjang perbatasan Gaza- Israel untuk menggelar demonstrasi ‘Great Return’ atau ‘Kepulangan Besar’ yang rencananya akan berlangsung selama enam pekan.

Demonstrasi massal itu akan berlangsung dari Jumat, 30 Maret ketika warga Palestina menggelar unjuk rasa massa untuk memperingati Hari Tanah, yang menandakan pembunuhan enam warga sipil tak bersenjata oleh pasukan Israel pada 1976.

Hamas mengatakan sebanyak 100.000 warga Palestina akan ambil bagian dalam demonstrasi besar-besaran pada Jumat. Protes itu bertepatan dengan libur Yahudi Paskah yang berlangsung selama sepekan yang selalu menimbulkan peningkatan ketegangan di wilayah yang sudah bergejolak.

RT Jumat (30/3/2018) melaporkan, demonstrasi selama enam pekan itu digelar untuk menuntut hak untuk kembali bagi para pengungsi Palestina ke tempat yang sekarang menjadi wilayah Israel. Protes itu direncanakan akan mencapai puncaknya pada Mei ketika Israel merayakan hari kemerdekaan ke-70 yang oleh orang Palestina disebut sebagai Hari Nakba atau bencana.

Para demonstran telah mendirikan kota-kota tenda dengan dukungan dari faksi Hamas dan Fatah di lima lokasi di sepanjang perbatasan. Kota-kota tenda itu memiliki fasilitas medis, zona media, toilet portabel, air bersih dan listrik.

Israel telah menyiagakan 100 penembak jitu di sepanjang perbatasan untuk mengantisipasi demonstrasi tersebut.

Seorang pejabat Hamas memperingatkan bahwa akan ada reaksi terhadap provokasi Israel.

“Kami tidak ingin melihat pertumpahan darah. Hanya protes yang damai,” katanya kepada Israel Hayom. Dia memperingatkan bahwa “jika ada provokasi Israel dan jika Israel dengan sengaja melukai para pengunjuk rasa atau orang-orang kami, kami akan memberikan tanggapan yang keras.” (okezone)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami