Hukum

Ternyata Setnov Mengaku Sembunyi Ketika KPK Lakukan Penjemputan Paksa

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR mendapat pengakuan langsung dari Setya Novanto terkait pelariannya, ketika hendak dijemput paksa penyidik KPK.

Saat diperiksa MKD Kamis (30/11) lalu, Novanto mengaku berada (bisa disebut bersembunyi) di gedung DPR, Komplek Parlemen, Senayan. “Pengakuannya (Setnov) begitu. Katanya, ada di gedung DPR,” ujar Wakil Ketua MKD DPR, Sarifuddin Sudding, Senin (4/12).

Tetapi kebenaran keterangan Papa Novanto masih harus dikonfimasi lagi dengan Kesekjenan DPR RI. “Kami harus minta keterangan dari Sekjen,” tambahnya. Keterangan yang diperoleh MKD dari Setnov, tak sekadar soal Setnov berada di Gedung DPR, tetapi juga soal penggeledahan rumah Novanto hingga kecelakaan yang menimpa Ketum Partai Golkar tersebut sebelum ditahan KPK.

“Keterangan (Setnov) itu akan kami konfirmasi kepada pihak kesetjenan, termasuk katakanlah pada saat Pak Novanto pada hari Kamis (masa pelarian) berada di DPR sempat salat magrib lalu ke Metro TV, kemudian kecelakaan,” ungkapnya.

Jika keterangan dari Sekjen telah diperoleh, maka menurut anggota Komisi III DPR RI itu, MKD akan langsung mengambil kesimpulan. Termasuk keterangan dari pihak terkait, dalam hal ini orang yang ada bersama Novanto saat terjadi kecelakaan.

Sudding menambahkan, MKD akan memeriksa Plt Sekjen DPR RI, Damayanti, Senin (4/12). Namun, karena Damayanti masih ikut dalam rapat Bamus hingga sore, pemeriksaan ditunda hingga Selasa (5/12) ini.

Sementara Anggota MKD DPR RI, Maman Imanulhaq menambahkan, MKD juga terus mendalami dampak dari ditahannya Novanto terhadap keberlangsungan kerjanya sebagai Ketua DPR RI. Saat menemui Setnov di penjara KPK, Setnov mengakui bahwa ada beberapa dokumen yang memang hanya bisa ditandatangani oleh Ketua DPR RI, tak dapat diwakilkan.

“Lalu bagaimana cara mengatasi situasi ini? Itu yang perlu kami konfirmasi kepada kesetjenan dan juga pimpinan yang lain,” ujarnya. Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan menyatakan, pimpinan DPR telah mengadakan rapat pimpinan membahas hasil pemeriksaan MKD kepada Novanto. Hasilnya, masih masih menunggu laporan dari Plt Sekjen DPR RI, Damayanti.

Sementara, Wakil Ketua DPR RI lainnya, Fadli Zon mengatakan, MKD belum memberikan laporan terkait pemeriksaan Novanto yang dilakukan pekan lalu di KPK. “Belum ada update dari MKD, kami masih menunggu konfirmasi,” kata Zon kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Senin (4/12).

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami