Finansial

TGUPP Berharap Anggaran 28 Miliar Jangan Dicoret

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Anies-Sandi bakal membentuk Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) dengan jumlah anggota 73 orang. Hal itu dinilai banyak kalangan berlebihan, karena menelan anggaran hingga Rp28,99 miliar.

Ketua TGUPP Muhammad Yusuf, meminta anggaran yang membengkak luar biasa itu tak dicoret saat pembahasan di rapat badan anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta. Sehingga, nantinya tim itu dapat menghasilkan kinerja yang maksimal untuk gubernur dan wakil gubernur.

“APBD saat ini anggaran maksimal. Untuk pelaksanaan anggota tim nanti gubernur dan wakil gubernur bisa mengurangi,” kata dia di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebun Sirih, Jakarta Pusat, Senin 27 November 2017.

Ia menilai, anggaran tersebut sudah tepat karena TGUPP akan mengalami penambahan jumlah personel. Dari 45 anggota menjadi 73 orang.

“Anggota saat ini ada 45 untuk di wali kota dan TGUPP provinsi. Kami sudah buatkan aturannya. Menurut kami yang sekarang dengan kami beban kerja lebih banyak dari pada 45 anggota yang dulu,” jelasnya.

Menurut dia, dengan bertambahnya jumlah anggota itu, maka akan membantu kerja dari seorang gubernur dalam mengawasi pembangunan di Jakarta.

“Pertama memulai hambatan pembangunan. Selama ini belum dilakukan secara lebih dalam misalnya pembebasan MRT kan cukup lama. Kami bantu sampai kementerian. Kami ke sekretariat wakil presiden bahkan ke perumahan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia berharap, dengan adanya TGUPP nanti dapat membantu percepatan pembangunan di Kepulauan Seribu. Sebab, ia menilai perkembangan pembangunan mengalami kelambatan ketimbang wilayah administrasi lainnya. “Percepatan pembangunan ke depan akan diperdalam. Kalau melihat visi-misi gubernur, Kepulauan Seribu mendapat perhatian. Maka TGUPP akan mengawal pembangunan di Kepulauan Seribu,” dia beralasan.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami