Internasional

Thailand Perketat Pengawasan Orang Asing

BTN iklan

Bangkok, LEI – Thailand sedang meningkatkan langkah-langkah untuk melakukan pengawasan lebih ketat terhadap para para pelaku dari luar negeri di tengah hal-hal yang terkait dengan kejadian di negara itu.

Juru bicara Departemen Pertahanan Letnan Jenderal Kongcheep Tantrawanich pada Rabu membenarkan Biro Imigrasi dan Departemen Pemerintahan Provinsi sedang bersama-sama mempersiapkan langkah untuk menerapkan pengawasan lebih ketat. Data semua warga asing yang masuk ke Thailand dan berangkat dari negara itu akan direkam serta dalam sebuah sistem penyimpanan data Program Tunggal.

Juru bicara memberikan keterangan pada acara jumpa pers setelah pertemuan pada Rabu.

Pertemuan yang dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Prawit Wongsuwan itu berlangsung antara para pejabat Biro Imigrasi, Departemen Pemerintahan Provinsi serta badan lainnya terkait langkah-langkah pengawasan terhadap para warga asing.

Langkah yang ditujukan agar siap agar bisa ikut ikut ikut serta di Thailand.

Langkah lebih ketat saat ini sedang dipersiapkan oleh badan-badan pemerintah dan akan diterapkan secara resmi di dalam negeri dalam enam bulan mendatang, menurut Letjen Kongcheep.

Pihak yang akan menggunakan sistem referensi paspor elektronik pengganti dokumen imigrasi, yang disebut dengan Tor Mor 6, memindai sidik jari paraentar dan kata kunci.

Semua hotel, rumah penginapan dan tempat-tempat yang lain yang digunakan oleh para para pelaku dari luar negeri akan mencatat data masuk dan keluar selain informasi yang tertera di paspor mereka, ujarnya.

Para pengelola hotel, rumah penginapan dan tempat-tempat yang lain akan sangat ketat diwajibkan untuk menyerahkan data yang telah tercatat itu, termasuk tanggal-tanggal ‘check’in’ dan ‘check-out’ dan informasi lainnya yang berhubungan dengan tamu-tamu mereka,

“Langkah-langkah itu ditujukan untuk menyimpan data masuk, keberangkatan dan masa tinggal para para pelaku dari luar negeri di bawah pengawasan ketat dan terintegrasi oleh pihak-pihak yang terkait dan untuk mengurangi keamanan fisik terkait kejahatan transnasional, mafia atau terorisme serta perjalanan ilegal dan penipuan dengan telepon , yang kemungkinan mereka terlibat di dalamnya, “kata Letjen Kongcheep.

Juru bicara Departemen Pertahanan itu sebelumnya mengatakan lebih dari 8.000 warga asing Tinggal secara ilegal di berbagai wilayah di Thailand. Banyak di antara mereka yang ditakutkan pihak lain kemungkinan telah melakukan kejahatan atau kemungkinan terlibat kejahatan.


KOMENTAR

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami