InternasionalNasionalTekno

Tip Memilih Tool Analytics yang Cocok untuk Perusahaanmu

BTN iklan

Lei-Dalam tiga tahun belakangan perusahaan saya menggunakan tiga tool analytics yang berbeda. Ya, tiga tool analytics yang berbeda.

Coba bayangkan berapa banyak waktu yang terbuang untuk mengimplementasikan tool analytics tersebut, dan betapa sedikitnya waktu yang digunakan secara efektif?

Cerita ini dimulai di perusahaan tempat saya bekerja dulu…

Saya memiliki pengetahuan tentang tiga tool analytics yang berbeda, yang biasa saya gunakan di tempat bekerja saya sebelumnya. Sayangnya, ketiga tool analytics ini — karena dokumentasinya yang minimal — tidak berhasil diimplementasikan dengan baik.

Tidak ada seorang pun di perusahaan yang memahami penggunaan tool tersebut. Kami pun mendapatkan asistensi yang sangat minimal dari vendor penyedia jasa tool analytics tersebut. Saya tidak memiliki ungkapan yang tepat untuk menggambarkan betapa kami (mulai dari karyawan baru hingga level direksi) membenci tool itu.

Tidak lama setelahnya, perusahaan menandatangani kontrak dengan vendor tool analytics pihak ketiga yang berbeda untuk menggantikan tool sebelumnya yang kami anggap gagal. Tool tersebut lebih murah dan dianggap lebih baik oleh para manajemen.

Sayangnya, kami tidak melakukan uji kelayakan untuk mengetahui berbagai kebutuhan bisnis agar cocok dengan tool analytics yang ada. Alhasil, alternatif tersebut juga tidak dapat menjawab kebutuhan kami.

Setelah implementasi penuh dan menghabiskan dua tahun lamanya untuk memenuhi kebutuhan data perusahaan, kami menyimpulkan bahwa deretan tool analytics yang telah kami coba terbukti gagal.

Jadi, saya mencoba untuk mencari tool analytics yang baru. Kali ini saya ingin melakukannya dengan benar.

Berdasarkan pengalaman ini, saya ingin membagikan beberapa tip yang akan membantumu untuk dapat memilih tool analytics yang tepat.


Buatlah daftar fitur tool analytics yang wajib ada

Catat setiap fitur penting yang akan kamu butuhkan dari sebuah tool analytics. Agar mudah, kamu dapat membuat metrik sederhana. Yakinkan kembali bahwa fitur yang kamu catat adalah fitur yang harus ada dalam tool analytics, bukan semata-mata fitur yang (menurutmu) “keren”Jadi, kamu akan memiliki sebuah tool dengan berbagai fitur yang tepat guna.

Contohnya seperti di bawah ini:

Tool Analytics | Metrik


Apakah mobile segalanya untukmu?

Banyak vendor yang telah bermain lama di pasar, tetapi mobile software development kit (SDK) yang mereka miliki hanyalah sebuah pengembangan dari produk utama mereka, yakni web.

Mungkin hal ini tidak menjadi masalah buatmu. Tetapi jika kamu fokus pada mobile, lebih baik kamu mencari tool analytics yang memang dikhususkan untuk mobile.


Ketahui data apa saja yang ingin kamu lacak

Jika kamu belum merencanakan dengan matang apa saja yang ingin kamu lacak, akan lebih baik apabila kamu membuatnya sekarang. Hal ini akan memberikanmu konteks tentang bagaimana kamu dapat menggunakan tool yang tersedia. Selain itu, membuat sebuah daftar pertanyaan bisnis juga dapat membantumu.

Sebagai contoh, apakah pertanyaan seperti: “Apakah fitur x dapat mengajak pengguna untuk melakukan sign-in?” dapat dijawab oleh tool yang akan kamu gunakan? Kamu juga dapat menggunakan use case dari proses ini untuk memilih tool analytics yang tepat.


Identifikasi kebutuhan teknis

Tool Analytics | Daftar

Sumber: Pexels

Apakah kamu ingin melakukan implementasi front end atau implementasi server to server? Apakah kamu akan menggunakan SDK yang tersedia atau seutuhnya server to server?

Pertanyaan seperti ini harus mampu kamu jawab sebelum kamu memutuskan untuk memilih tool analytics, jadi nantinya tidak akan ada kendala teknis yang mengganggumu ketika kamu mulai masuk ke tahap sales.


Identifikasi tingkatan strategis dan/ atau dukungan teknis yang kamu butuhkan

Apakah kamu memiliki pengalaman dalam mengelola implementasi sebuah tool analytics secara penuh? Apa kamu mampu membuat sebuah daftar komprehensif dari kebutuhan bisnis perusahaan dan mengubahnya menjadi sebuah rencana trackingyang jelas dan konsisten?

Apabila jawaban dari kedua pertanyaan di atas adalah tidak, berarti kamu harus mengandalkan keahlian vendor untuk solusi yang mereka berikan. Walaupun kamu memiliki sumber daya internal yang mumpuni, kamu tetap akan memerlukan dukungan teknis dari vendor untuk membuat sebuah rencana tracking yang matang.

Beberapa perusahaan akan mencoba untuk menjual layanan profesional mereka dengan tarif per jam. Beberapa bahkan tidak menawarkan dukungan apapun. Jadi mereka akan mengalihkanmu kepada rekanan mereka. Namun tidak sedikit yang menawarkan kepadamu dukungan teknis tanpa adanya biaya tambahan.

Akan sangat penting untuk mengetahui hal ini sejak awal, jadi kamu tahu apa yang ditawarkan oleh setiap vendor.

Mintalah demo

Tool Analytics | Demo

Sumber: Pexels

Sebelum kamu melakukan langkah ini, persiapkan dirimu secara matang sebelum melontarkan pertanyaan saat demo berlangsung. Jangan buang waktumu untuk sesi demo tanpa persiapan.

Vendor akan mencoba untuk membujukmu dengan berbagai fitur dan antarmuka yang menarik. Apabila kamu tidak mempersiapkan dirimu dengan baik, kamu nantinya akan terjerumus untuk membeli sebuah produk yang tidak cocok bagi perusahaan.

Agar lebih yakin, kamu juga dapat melibatkan seorang analis berpengalaman ke dalam sesi demo tersebut. Kamu mungkin adalah seorang manajer yang memahami peta bisnis. Tetapi apakah kamu memiliki kapabilitas untuk memanfaatkan tool analytics secara maksimal?

read also

Mintalah vendor memperlihatkan roadmap dari produk yang ditawarkan

Mungkin permintaan ini terdengar tidak lazim saat membeli suatu produk, tetapi ini adalah hal yang penting untuk melihat cara vendor mengembangkan produk mereka.

Pembelian tool analytics ini merupakan investasi waktu dan uang yang besar dari perusahaanmu. Dan perusahaan sudah pasti ingin mengetahui produk tersebut sebelum memutuskan untuk berinvestasi di dalamnya.


Dapatkah kamu bekerja dengan mereka?

Hal ini mungkin subjektif, karena kita memiliki insting natural untuk membeli sesuatu dari seseorang yang kita senangi. Namun menurut pengalaman saya, hal ini sangatlah penting. Memiliki hubungan yang kurang baik dengan vendormu dapat berpotensi mengganggu produktivitas.

Sebuah vendor mungkin saja memiliki berbagai tool yang sangat canggih dan berguna, tetapi apabila mereka sulit untuk diajak bekerja sama, seluruh solusi yang dihadirkan tidak akan berguna.


Simak testimoni dari pengguna sebelumnya

Tool Analytics | Testimoni

Sumber: Pexels

Rekomendasi dari pengguna lain adalah cara terbaik untuk mengetahui kualitas sebuah produk. Ketika kamu telah memiliki daftar tool analytics yang kamu incar, cobalah untuk berbicara dengan beberapa pengguna dari tool tersebut.

Apabila kamu telah memiliki rekanan yang mengelola tool bisnis lain, misalnya tool untuk A/B testing, kamu dapat meminta rekan kamu untuk menghubungkanmu dengan pengguna lain yang juga menggunakan tool analytics incaranmu.

Kebanyakan pengguna tool bisnis terintegrasi satu sama lain, jadi kemungkinanmu untuk dapat menemukan testimoni pelanggan sebelumnya menjadi lebih besar.


Proof of concepts

Tidak ada vendor yang keberatan untuk memberikanmu kesempatan menguji secara langsung tool yang ingin kamu beli. Apabila mereka ingin berbisnis denganmu, harusnya mereka siap untuk “meminjamkan” tool mereka selama beberapa waktu. Mintalah vendor untuk membuatkan kontrak uji coba dan mulailah menggunakan tool tersebut.

Proof of concepts dapat sangat menguras waktu, baik untukmu maupun untuk pihak penyedia layanan. Tapi hal ini juga menjadi sinyal yang kuat bagi penyedia layanan bahwa kamu sudah tertarik untuk berbisnis dengan mereka. Jadi, lakukan fase ini apabila kamu telah benar-benar siap untuk membeli produk mereka.

Apabila vendor tidak memungkinkan hal ini, seharusnya ada versi freemium yang dapat kamu coba sebelum membeli. Tanyakan pada penyedia layanan tentang hal ini.


Jika kamu telah melakukan beberapa poin di atas, kini kamu ada di posisi yang cukup baik untuk membuat keputusan. Implementasi sebuah tool analytics sangatlah menyita waktu dan biaya. Kamu harus yakin betul atas keputusanmu dengan melakukan berbagai pengecekan.

id.techinasia

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami