Nasional

TKI Dieksekusi Mati, Indonesia Didesak Layangkan Nota Protes kepada Arab Saudi

BTN iklan

Jakarta, LEI – Pemerintah Republik Indonesia harus mengeluarkan nota protes diplomatik kepada Kerajaan Arab Saudi karena mengeksekusi mati TKI dari Madura, Muhammad Zaini Misrin Arsyad, tanpa memberikan pemberitahuan.

“Pemerintah Republik Indonesia harus mengeluarkan nota protes diplomatik kepada Kerajaan Arab Saudi,” kata Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (21/3/2018).

Kerajaan Arab Saudi mengeksekusi mati Muhammad Zaini Misrin Arsyad pada pada Minggu, 18 Maret 2018. Pihak kerajaan tidak menempuh proses eksekusi tanpa pemberitahuan kepada Pemerintah Republik Indonesia.

“Dalam aturan hukuman international dikenal istilah Mandatory Consular Notification (MCN) yang terdapat dalam Vienna Convention on Consular Relation (VCCR) 1963,” ujarnya.

Menurut Ribka, MCN merupakan sebuah perjanjian di mana apabila terdapat warga negara asing di suatu negara ditahan atau menghadapi masalah, maka pemerintah negara penerima wajib memberitahukan kepada perwakilan negara asal warga negara asing tersebut.

Pemberitahuan kepada pihak negara asal warga tersebut mengenai masalah yang dihadapi oleh warga dalam suatu kurun waktu yang disepakati bersama, misalkan 3 hari kerja, 7 hari kerja, atau without delay.

“Saya mengecam apa yang sudah dilakukan otoritas hukum di negara Arab Saudi yang begitu semena-mena memperlakukan warga negara lain. Jelas-jelas Pemerintah Arab Saudi mengabaikan tata krama hukum internasional,” ujarnya.

“Saya juga mendesak Pemerintah RI dalam hal ini Kementerian Luar Negeri untuk melayangkan Nota Protes Diplomatik kepada Kerajaan Arab Saudi atas kebijakannya yang melakukan eksekusi hukuman mati kepada TKI tanpa melalui proses pemberitahuan terlebih dahulu,” ujarnya.

Selain itu, Ribka juga mendesak Kementerian Luar Negeri RI bekerja lebih keras lagi dalam usaha melindungi Warga Negara Indonesia di luar negeri dan membebaskan warga negaranya yang terancam hukuman (mati) di Arab Saudi dan beberapa Negara lainnya agar peristiwa serupa tidak berulang.

Sedangkan terhadap keluarga almarhum Muhammad Zaini Misrin Arsyad, Ribka menyampaikan turut berduka cita yang sangat mendalam. “Semoga Keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujarnya.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami