EkonomiFinansial

Transaksi Efek Berhenti Karena Gangguan Data Feed

BTN iklan

Jakarta/lei – Aktivitas transaksi efek di Bursa Efek Indonesia sempat berhenti selama satu jam karena penyebaran informasi dari data feed ke sejumlah anggota bursa mengalami gangguan.

“Sebenarnya tidak ada masalah pada sistem perdagangan JATS (Jakarta Automated Trading System), tapi data feed-nya yang terkendala ke anggota bursa (perusahaan sekuritas). Atas nama BEI kami mohon maaf atas kejadian semacam ini,” kata Direktur Utama BEI Tito Sulistio di Jakarta, Senin.

Ia mengemukakan pada Senin (10/7) pukul 08.52 WIB, BEI mendapati bahwa terdapat gangguan teknis pada penyebaran informasi dari data feed. Dalam peraturan BEI disebutkan sistem perdagangan efek akan berhenti jika informasi data kepada anggota bursa tidak dapat terhubung dengan BEI. BEI telah memutuskan untuk melakukan aktivitas perdagangan secara normal pada pukul 10.00 WIB.

“Perdagangan hanya berjalan jika 30 broker (anggota bursa) tersambung dengan BEI, dan 75 broker telah tersambung sehingga perdagangan langsung jalan,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa meski aktivitas transaksi efek di BEI sempat terhenti, namun sistem pengawasan di BEI tidak terpengaruh dan tetap berjalan normal seperti sebelumnya.

“Kendala hanya di data feed, dan juga bukan karena serangan virus sehingga pengawasan tetap normal,” ucapnya.

Tito Sulistio mengatakan bahwa seluruh transaksi bursa yang telah terjadi (match) tetap diakui atau tersimpan oleh sistem JATS. Kemudian seluruh penawaran jual dan permintaan beli yang belum match (open order) akan dihapus oleh sistem JATS.

BEI, lanjut dia, memutuskan acuan harga untuk perdagangan efek bersifat ekuitas mulai pukul 10:00 WIB pada hari ini (Senin, 10/7) menggunakan harga penutupan pada perdagangan hari Jumat, 7 Juli 2017.

Terpantau pada penutupan perdagangan sesi I hari ini (10/7), indeks harga saham gabungan (IHSG) di BEI mengalami penurrunan sebesar 15,41 poin (0,26 persen) menjadi 5.799,39. Sementara pada awal perdagangan tadi pada pukul 10.00 WIB mengalami kenaikan tipis sebesar 1,01 poin (017 persen) ke posisi 5.815,90.

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close