Internasional

Trump: Kim Jong-un Adalah Orang yang Sangat Terhormat

BTN iklan

WASHINGTON (LEI) – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menyebut kompatriotnya dari Korea Utara, Kim Jong-un sebagai orang yang “sangat terhormat” dan berbicara mengenai rencana pertemuan tingkat tingginya dengan Kim yang berjalan lancar. Meski begitu, Trump merasa tidak perlu berharap banyak pertemuan itu akan menghasilkan sebuah kesepakatan denuklirisasi nuklir dalam waktu dekat.

“Kami pikir itu hal yang luar biasa bagi dunia. Kami memiliki diskusi yang sangat bagus. Kim Jong Un, dia benar-benar sangat terbuka dan saya pikir sangat terhormat dari semua yang kami lihat, ” kata Trump kepada reporter pada pertemuan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Gedung Putih seperti dilansir dari Reuters, Rabu (25/4/2018).

Trump juga mengungkapkan bahwa Korea Utara ingin mengadakan pertemuan dengan Amerika Serikat secepatnya. Dia mengatakan bahwa dapat bertemu dengan Kim Jong-un pada akhir Mei atau Juni mendatang.

Amerika Serikat menekan Korea Utara untuk sepenuhnya meninggalkan senjata nuklir mereka dan menyatakan akan tetap memberikan tekanan maksimumnya terhadap Pyongyang melalui sanksi sampai tujuan itu tercapai. Trump menegaskan bahwa dia ingin Korea utara melakukan denuklirisasi total.

“Itu artinya mereka menyingkirkan nuklir mereka. Sangat sederhana … akan sangat mudah bagi saya untuk membuat kesepakatan sederhana dan mengklaim kemenangan. Saya tidak mau melakukan itu. Saya ingin mereka menyingkirkan nuklirnya,” kata Trump.

Trump menegaskan bahwa sampai Pyongyang melakukan itu, sanksi akan terus diberlakukan.

“Hasil akhirnya adalah, kita akan lihat. Mungkin hal-hal baik akan terjadi; mungkin kita semua membuang-buang banyak waktu, tetapi semoga semuanya baik untuk semua orang yang peduli. ”

Sebelum bertemu dengan Trump, Kim Jong-un akan terlebih dahulu mengadakan pembicaraan dengan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in dalam KTT antar-Korea, Jumat pekan ini. Pertemuan pemimpin Korea itu diharapkan dapat menghasilkan perdamaian bagi negara dua bertetangga yang secara teknis masih berperang sejak 1950-an.

(okezone)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

9 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami