InternasionalLiputan

Trump Minta FBI Hentikan Penyelidikan soal Rusia

BTN iklan

JAKARTA/Lei  — Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, meminta Biro Investigasi Federal (FBI) untuk menghentikan penyelidikan soal dugaan keterkaitan Rusia dengan mantan penasihat keamanan nasional, Michael Flynn.

“Saya harap Anda bisa abaikan ini, biarkan Flynn berlalu,” kata Trump kepada James Comey pada pertemuan di Gedung Putih pada Februari.

Saat itu Comey masih menjabat sebagai Direktur FBI, sebelum dipecat pekan lalu. Perkataan Trump itu dicatat Comey dalam sebuah memo sesaat setelah rapat, satu hari setelah Michael Flynn mundur sebagai penasihat keamanan nasional Trump. Flynn dituding melobi Rusia sebelum menerima jabatan dari Trump.

Gedung Putih membantah bahwa Trump pernah menyuruh Comey menghentikan penyelidikan terhadap Flynn.

“Presiden berulang kali mengutarakan pandangannya bahwa Jenderal Flynn adalah seorang pria terpuji yang melayani dan melindungi negara kita, tapi presiden tidak pernah meminta Comey atau siapapun untuk mengakhiri investigasi apapun, termasuk investigasi yang melibatkan Jenderal Flynn,” menurut pernyataan itu sebagaimana dikutip BBC.com, Rabu (17/5/2017).

Perkataan Trump kepada Comey tentang penyelidikan Flynn dilaporkan pertama kali oleh surat kabar the New York Times. Laporan itu mengemuka sepekan setelah Comey dipecat terkait penanganannya terhadap dugaan bahwa Hillary Clinton menggunakan server email pribadi saat menjabat Menteri Luar Negeri.

Pemecatan Comey cukup menghebohkan dan menuai tudingan bahwa Presiden Trump berupaya menyembunyikan dugaan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden AS serta dugaan keterkaitan Moskow dengan sejumlah rekanan dan bawahan Trump.

Siapa Michael Fly?

Flynn adalah seorang veteran Angkatan Darat berpangkat letnan jenderal. Setelah Trump dilantik menjadi presiden pada Januari 2017, Flynn diangkat sebagai penasihat keamanan nasional.

Namun, pada Desember 2016, Flynn diketahui berbincang dengan Duta Besar Rusia untuk AS, Sergei Kislyak, melalui telepon. Dalam perbincangan itu, Flynn dituding mendiskusikan tentang sanksi AS terhadap Rusia.

Jika tuduhan itu benar, maka Flynn telah melakukan tindakan melanggar hukum dalam melakukan diplomasi AS karena ia masih warga biasa saat kontak dilakukan. Bahkan, Trump belum dilantik secara sah menjadi presiden menggantikan Barack Obama, meski hasil pilpres menyatakan Trump sebagai pemenang.

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami