HEADLINESHukum

Tujuh Polda Akan Naik Menjadi Polda Type A

BTN iklan

JAKARTA, LEI – Mabes Polri bakal berkoordinasi dengan Kementerian Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (PANRB) terkait kenaikan tujuh Polda tipe B menjadi tipe A.

“Berkaitan dengan peningkatan itu [Polda naik dari tipe B ke A] kan perlu proses juga. Dan nanti kami juga akan sampaikan ke Kementerian PAN RB di sana,” kata Karopenmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (3/12/2019).

Tujuh Polda tersebut antara lain Polda Bangka Belitung, Polda Kalimantan Utara, Polda Sulawesi Barat, Polda Gorontalo, Polda Sulawesi Tenggara, Polda Maluku Utara, dan Polda Papua Barat. Dengan kenaikan tipe menjadi A, maka dari semula dipimpin Kapolda berpangkat Brigjen, akan menjadi Irjen.

Argo menjelaskan pertimbangan Mabes Polri untuk menaikkan tipe sejumlah polda karena berkaitan dengan luas wilayah dan tingkat kriminalitas di daerah tersebut. “Beberapa indikator semuanya sudah bisa kami pertimbangakan ya sesuai dengan kondisinya,” tuturnya. Mabes Polri kata dia, secepatnya akan meningkatkan tipe 7 polda tersebut, dari B menjadi A.

Hal itu kata dia guna mengurangi ledakan perwira menengah berpangkat Kombes Pol. Menurut bekas Kapolri Tito Karnavian, hingga kini ada 1.500 Kombes Pol. Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan sekitar 400 orang berpangkat melati tiga itu berhak naik tingkat.

“400 lebih itu artinya yang eligible, yang sudah dipersiapkan untuk menduduki jabatan Eselon 2A1 atau 2A. Salah satu solusinya, ada tujuh polda yang belum jadi tipe A nanti akan ditingkatkan tipologinya,” ucap Dedi di Mabes Polri, Jumat (8/11/2019).

Dalam peningkatan tipe tersebut, akan ada penambahan satuan kerja seperti satu biro Divisi hukum, satu biro logistik, dan akan memperbanyak jabatan fungsional.

Semua ini kata dia, masih dalam proses dan ditargetkan rampung pada tahun 2020. Polri berharap ditingkatkannya tipe tujuh Polda itu dapat mengurangi ledakan Kombes. “Minimal Kombes yang eligible itu bisa terurai, tentu secara bertahap,” tuturnya.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami