Liputan

Turis dari Kolombia tetap memilih Bali Meski Musim Corona

BTN iklan

Jakarta, 13/3 (LEI) – Para turis asal Bogota, Kolombia masih cukup tinggi untuk mengunjungi Indonesia utamanya Bali sebagai destinasinya,   meskipun saat ini terjadi pandemik corona (covid 19)  merebak ke semua negara.

Industri pariwisata jatuh atau turun drastis akibat merebaknya penyakit itu, namun jika kita berjumpa para pelancong, minat ke Indonesia utamanya Bali masih tinggi, .kata Duta Besar (dubes) Indonesia untuk Kolombia, Priyo Iswanto, lewat whatsapp, di Jakarta, Jumat.

“Masih cukup tinggi minat masyarakat Kolombia untuk berkunjung ke Indonesia yang tergambar dari para pengunjung baik pelaku bisnis pariwisata maupun khalayak umum ke stand Indonesia pada pameran wisata Vitrina Turistica 2020 di Bogota, Kolombia, belum lama ini, katanya menambahkan.

Salah satu pameran pariwisata terbesar di kawasan Amerika Latin yang berlangsung akhir Februari 2020, jumlah pengunjung ke pameran yang mencapai 40.000 orang dan hampir 2000 orang mengunjungi stand Indonesia. Partisipasi Indonesia tampil unik ‘Asia’ dengan Bali tetap menjadi favorit meski pengunjung juga menyatakan antusias dengan lima destinasi super prioritas yakni Borobudur, Labuan Bajo, Danau Toba, Likupang, dan Mandalika.

Partisipasi Indonesia yang diwakili oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bogota tahun ini mendapat dukungan dari Kementerian Luar Negeri RI dan kehadiran sebuah agen perjalanan dari Indonesia, Hindia Indonesia Travel dan Jimbaran Bay Beach Resort and Spa Bali.

‘   Sangat menyenangkan meskipun di tengah situasi pariwisata duniakini tengah sulit, tetapi masih banyak masyarakat Kolombia yang berminta ke Indonesia. “Mereka akan berkunjung sejalan dengan hilangnya virus corona yang menakutkan bagi semua orang itu.

Ini berkat paket khusus yang ditawarkan oleh teman-teman agen wisata dari Indonesia dan juga kebijakan Pemerintah Indonesia untuk meniadakan pajak hotel dan restarant di destinasi wisata Indonesia’” kata Duta Besar Republik Indonesia di Bogota Piyo Iswanto.
Ia juga menambahkan,  optimistis jumlah pelancong Kolombia akan meningkat setelah agen perjalanan dari Indonesia yang hadir dalam pameran itu mendapatkan mitra lokal kelas menengah keatas untuk menjalin dan meningkatkan kerjasama dalam waktu dekat.

Dari inquieries para pengunjung dan diakui agen perjalanan bahwa terdapat prospek yang sangat besar untuk menarik wisawatan dari Kolombia baik secara individual maupun keluarga dengan masa tinggal 7 sampai dengan 14 hari. Pengunjung merasa pilihan penerbangan menuju Indonesia kurang banyak sehingga pilihannya terbatas. Untuk menyiasati tantangan pilihan penerbangan ini, pihak swasta akan mengembangkan program yang mengkombinasikan paket wisata di lokasi transit sebelum sampai di Indonesia.

Vitrina Turistica,  pameran tahunan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Agen Wisata Kolombia sejak dan telah menjadi salah satu pameran terbesar di Amerika Latin. Berbeda dari tahun sebelumnya, Vitrina Turistica tahun 2020 diikuti oleh 35 negara dan dibuka oleh Presiden Kolombia Ivan Duque yang menaruh perhatian besar pada sektor pariwisata untuk pembangunan ekonomi. Lima negara Asia berpartisipasi pada pameran ini yaitu India, Indonesia, Koera Selatan, Unit Emirat Arab, dan Thailand.

Kelima negara itu sama-sama mempunyai peluang untuk mendatangkan para pelancong dari Kolombia, utamanya setelah meredanya virus corona, karena banyak orang menahan diri untuk sementara tidak bebergian jauh.

**dew**

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami