Internasional

Turki Tak Nyaman AS Latih Kurdi Sebagai Pasukan Perbatasan

BTN iklan

Ankara, Turki,Lei – Kementerian Luar Negeri Turki pada Ahad (14/1) menyatakan tindakan AS untuk membentuk pasukan pemantau perbatasan di Suriah Utara adalah “keputusan sepihak”.

Di dalam satu pernyataan tertulis, Kementerian tersebut mengatakan tidak jelas dengan anggota koalisi mana AS berkonsultasi dan mengambil keputusan untuk membentuk pasukan semacam itu.

“Menjelaskan langkah sepihak atas nama koalisi adalah tindakan yang sangat keliru yang bisa membahayakan perjuangan melawaqn Da’esh,” demikian isi pernyataan itu, sebagaimana dikutip Xinhua –yang dipantau Antara di Jakarta, Senin. Pernyataan tersebut menggunakan singkatan Bahasa Arab untuk IS.

“Turki bertekad menghapuskan setiap ancaman yang ditimbulkan terhadap wilayahnya,” kata kementerian itu.

Turki memandang YPG sebagai cabang dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang dilarang.

“Gagasan semacam itu yang membahayakan keamanan nasional kami dan integritas wilayah Suriah dengan melanjutkan kerja sama dengan PYD/YPG, yang bertentangan dengan komitmen dan pernyataan Amerika Serikat tak pernah diterima,” kata kementerian tersebut.

Kementerian itu mengutuk “pendekatan keliru” ini dan mengatakan Turki bertekad dan mampu menghapuskan semua jenis ancaman.

Pada 22 Desember 2017, Panglima Komando Sentral AS Jenderal Joseph votel mengumumkan mereka akan membentuk pasukan perbatasan di Suriah –yang ia katakan akan membantu mencegah kemunculan kembali IS.

Sebanyak 400 gerilyawan “yang dilatih oleh AS sebagai penjaga perbatasan” akan membentuk apa yang mereka namakan “Tentara Utara” di Suriah, demikian laporan media Turki.

Turki dan AS telah lama terlibat percekcokan mengenai dukungan AS buat milisi Kurdi Suriah. (Antara/Xinhua-OANA)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami