Internasional

UKM Pengguna Gas PGN Berhemat Rp 15,7 Juta

BTN iklan

Jakarta/Lei – PT PGN Persero Tbk mengungkapkan satu pelanggan usaha kecil menengah (UKM) yakni rumah makan Mie Tarempa di Kota Batam, Kepulauan Riau, mampu menghemat hingga Rp15,7 juta per bulan setelah memakai bahan bakar gas bumi.

Vice President Corporate Communication PGN Irwan Andri Atmanto dalam rilis di Jakarta, Kamis mengatakan mulai Kamis ini, rumah makan di Ruko Royal Sincom, Batam Centre tersebut beralih menggunakan gas PGN.

“Ini salah satu wujud komitmen PGN memperluas pemanfaatan gas yang merupakan energi baik ini ke masyarakat. Seperti kali ini, PGN menyalurkan gas ke pelanggan baru di wilayah Batam Centre,” katanya.

Menurut dia, rumah makan mi khas Kepri tersebut sebelumnya per bulan menghabiskan 200 tabung elpiji ukuran 12 kg dengan total pengeluaran Rp25,2 juta.

“Setelah beralih menggunakan gas bumi PGN, rumah makan ini hanya membayar Rp3.405 per m3. Dengan konsumsi gasnya 2.000-3.000 m3 per bulan, maka hanya membayar sekitar Rp9,5 juta per bulan. Artinya, dengan beralih ke gas PGN, rumah makan ini bisa hemat pengeluaran bahan bakar untuk memasak sebesar Rp15,7 juta per bulan atau Rp188 juta per tahun,” ujarnya.

Irwan menambahkan rumah makan Mie Tarempa itu merupakan salah satu contoh pelanggan yang mendapatkan manfaat baik dengan beralih menggunakan gas PGN.

PGN terus memperluas jaringan gas di berbagai daerah agar makin banyak masyarakat bisa merasakan manfaat baiknya.

Sebagai contoh, PGN pada 2016 menambah pelanggan baru sebanyak 117 di Cilegon, 213 di Tangerang, 192 di Jakarta, 3.537 di Surabaya, dan 1.184 di Sidoarjo.

“PGN juga menambah pelanggan baru di Tengerang, Bogor, Bekasi, Karawang, Cirebon, Medan, Batam, Semarang, dan Blora,” kata Irwan.

Total pelanggan PGN saat ini berjumlah 119.960 rumah tangga, 1.929�usaha kecil, mal, hotel, rumah sakit, restoran dan rumah makan, serta 1.630 industri berskala besar dan pembangkit listrik.

Pada 2016, PGN juga membangun pipa gas sepanjang 195 km.

PGN menargetkan menambah lagi panjang pipa gas 1.685 km dalam periode 2016-2019, sehingga pada 2019 total panjang pipa menjadi 8.656 km.

“Dari semua infrastruktur PGN yang sudah beroperasi saat ini, termasuk yang akan direncanakan sampai 2019 itu semuanya dibiayai sendiri tanpa mengandalkan APBN atau bantuan modal dari pemerintah,” ujar Irwan.

PGN juga mendapatkan penugasan pemerintah mengelola jaringan gas bumi ke 43.337 rumah tangga di 11 kabupaten/kota Indonesia.

BUMN tersebut juga mendapatkan tugas pemerintah membangun jaringan gas bumi untuk 49.000 rumah tangga di Tarakan, Surabaya, dan Batam.

“PGN juga akan menambah pelanggan rumah tangga sebanyak 110.000 dengan biaya sendiri dalam kurun waktu 2016-2019, sehingga pada nantinya pelanggan rumah tangga PGN menjadi lebih dari 310.000 pelanggan,” kata Irwan.

Perlihatkan Lebih

Satu Komentar

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami